Dengan Nama Tuhan
In The Name Of God
Umat Islam merujuk kepada Pencipta alam semesta dengan nama Allah. Bahkan, ketika merujuk kepada Tuhan, nama Allah digunakan di seluruh dunia oleh semua orang berbahasa Arab, orang Yahudi, orang Kristen, dan umat Islam. Sebagai penutur asli bahasa Inggris, memang jarang mendengar seseorang menyebut Tuhan dalam bahasa asing. Namun kita harus ingat, bahasa Inggris adalah bahasa asing bagi sebagian besar penduduk dunia. Bahasa Inggris adalah bahasa Jermanik Barat yang usianya kurang dari 2.000 tahun. Sebelum bahasa Inggris ada, orang-orang berdoa kepada Tuhan dengan berbagai bahasa. Yesus berbicara dalam bahasa Ibrani; beberapa sarjana mengatakan ia juga berbicara dalam bahasa Aram; dengan demikian, ia menyebut Tuhan dalam apa yang oleh penutur asli bahasa Inggris dianggap sebagai "bahasa asing." Menurut Alkitab, Yesus memanggil Tuhan dengan nama Eloi. (Markus 15:34)
Muslims refer to the Creator of the Universe using the name Allah. In fact, when referring to God, the name Allah is used worldwide by all Ar abic-speaking people, Jews, Christians, and Muslims. As a native English speaker, it is uncommon to hear someone refer to God in a foreign language. But we must remember, English is a foreign language to much of the world’s population. English is a West German ic language which is less than 2,000 years old. Before English existed, people prayed to God using various languages. Jesus spoke Hebrew; some scholars say he also spoke Aramaic; thus, he referred to God in what a native English speaker would consider a “for eign language.” According to the Bible, Jesus called upon God using the name Eloi. (Mark 15:34)
Saat ini, hampir 7.000 bahasa ada di dunia; dan masyarakat terus berdoa kepada Tuhan dalam banyak bahasa selain bahasa Inggris. Oleh karena itu, ketika seorang Kristen berbahasa Spanyol menyebut Tuhan dengan nama Dios, tidak ada yang mengira ia sedang merujuk pada sesembahan khusus bagi komunitas Hispanik. Sebaliknya, orang yang berpikiran adil memahami bahwa Dios merujuk kepada Tuhan. Demikian pula, dalam bahasa Arab, Allah merujuk kepada Tuhan.
Today, almost 7,000 languages exist in the world; and societies continue to pray to God in many languages other than English. For this reason, when a Spanish-speaking Christian refers to God using the name Dios, no one assumes he is referring to a deity specific to the Hispanic com munity. Rather, the fair-minded person understands that Dios refers to God. Similarly, in the Arabic language, Allah refers to God.