Agama yang Benar
The Correct Religion
Ada sekitar 4.200 agama di dunia saat ini! Hal ini sungguh mengejutkan jika kita mempertimbangkan bahwa hanya ada satu Tuhan, yang hanya Dia sendiri menciptakan alam semesta dan segala isinya. Bagaimana mungkin ada lebih dari 4.000 agama untuk satu Pencipta?
There are an estimated 4,200 religions in the world today! This is astounding when you consider there is only one God, who alone, created the Universe and everything in it. How can there be over 4,000 religions for one Creator?
Gagasan bahwa setiap orang dapat menyembah Tuhan menurut keinginannya sendiri, sehingga bisa ada agama yang jumlahnya tak terhingga, adalah sesuatu yang tidak dapat diterima akal. Demikian pula, anggapan bahwa kita dapat mengabaikan Tuhan dan menjalani hidup tanpa pertanggungjawaban adalah sesuatu yang tidak terbayangkan. Tuhan tidak menciptakan kita dengan sia-sia, dan tidak membiarkan kita tanpa petunjuk. Karena rahmat-Nya, Dia telah menjelaskan bagi kita suatu cara hidup yang sempurna, demi kesejahteraan kita di kehidupan dunia ini dan di akhirat. Dengan begitu banyaknya agama di dunia, bagaimana kita mengetahui agama mana yang harus diikuti? Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa dari seluruh agama di dunia, hanya ada satu agama yang mengarahkan seluruh aspek ibadah kepada Sang Pencipta semata, tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, dan tanpa menganggap-Nya serupa dengan ciptaan-Nya. Ada agama-agama yang meyakini bahwa alam semesta memuat banyak tuhan, seperti dalam mitologi Yunani. Sebagian agama meyakini bahwa berhala merupakan perwujudan fisik Tuhan, sehingga mereka mengarahkan ibadahnya kepada ukiran atau patung. Yang lain mengajarkan doktrin doa perantara kepada apa yang disebut orang-orang suci. Sebagian mempraktikkan bentuk pemujaan leluhur, dengan keyakinan bahwa orang yang telah meninggal dapat memengaruhi nasib orang yang masih hidup; sementara banyak yang meyakini bahwa Tuhan memiliki seorang anak yang juga disembah dan berperan sebagai perantara antara manusia dan Tuhan.
The notion that everyone can worship God according to their desires, and thus there can be countless religions, is inconceivable. Likewise, the thought that we can ignore God, and live our lives without accountabil ity is unimaginable. God did not create us in vain or leave us without guidance. Due to His mercy, He outlined for us a complete way of life, for our prosperity in this life and the Hereafter. With so many religions in the world, how do we know which one to follow? You may be surprised to learn that out of all the world religions, there is only one religion that directs all aspects of worship to the Crea tor alone, without associating any partners with Him or deeming Him to be similar to His creation. There are religions that believe the Universe contains many gods, like Greek mythology. Some religions believe idols are a physical representa tion of God, so they direct their worship toward carvings or statues. Others teach a doctrine of intercessory prayer to so-called saints. Some practice a form of ancestral worship, believing the dead can influence the fortune of the living; while many believe God begot a son who is also worshipped and serves as an intermediary between man and God.
Semua contoh yang disebutkan memiliki ritual yang berbeda, dengan nama-nama khas, namun memiliki praktik yang sama. Semuanya mengarahkan aspek-aspek ibadah kepada makhluk; baik kepada sesuatu yang diciptakan maupun kepada seseorang yang dilahirkan.
All of the mentioned examples have different rituals, carrying distinctive names, while sharing a common practice. They all direct aspects of wor ship toward the creation; either something that was created or someone that was born.
Agama yang benar, jalan hidup yang alami, adalah menyembah Pencipta kalian, hanya Dia, bukan ciptaan. Nabi Muhammad ﷺ menyederhanakan hal ini ketika ditanya, "Apakah dosa yang paling besar?" Beliau bersabda, "Engkau menjadikan tandingan bagi Allah dalam ibadah, padahal Dialah yang telah menciptakanmu." Inilah Islam. Inilah agama Ibrahim. "Katakanlah, 'Sesungguhnya Tuhanku telah menunjukkan aku ke jalan yang lurus, agama yang benar, (yaitu) agama Ibrahim yang lurus. Dan dia (Ibrahim) bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik.'" (Al-Qur'an, Surah Al-An'am, Ayat 161)
The correct religion, the natural way of life, is to worship your Creator, alone, not the creation. Prophet Muhammad simplified this when asked, “What is the greatest of all sins?” He said, “That you set up rivals with Allah in worship, while He, alone, created you.” This is Islam. This is the religion of Abraham. “Say, ‘Indeed, my Lord has guided me to a straight path—a correct reli gion—the way of Abraham, inclining toward truth. And he was not among those who associated partners with Allah.’” (Quran, Chapter 6, Verses 161)