Sari/Inti Tanah Liat
1.essence/extract Of Clay
Kami telah menciptakan manusia dari saripati tanah liat
We created man from an essence of clay
Ayat ini menyebutkan bahwa tahap pertama dari proses perkembangan manusia adalah manusia diciptakan dari suatu 'sari pati' atau 'ekstrak' tanah liat.27
This verse mentions that the first stage of the human-developmental process is that man is formed from an ‘essence’ or ‘extract’ of clay.27
Para mufassir klasik Al-Qur'an memahami kata-kata sulaalatin min tin (sari pati dari tanah liat) secara khusus merujuk kepada Adam. Para mufassir ini termasuk al-Qurthubi, seorang ulama terkenal dari Cordoba pada abad ke-13, ath-Thabari, seorang sejarawan dan ulama Persia pada abad ke-9, dan al-Baghdadi, seorang tabib dan sejarawan dari Irak pada abad ke-12.
The classical exegetes of the Qur’an understood the words sulaalatin min tin (an essence of clay) to specifically refer to Adam. These exegetes include the famous 13th century scholar from Cordoba, al-Qurtubi28; the 9th Century Persian historian and scholar, al-Tabari29; and the 12th century Iraqi physician and historian al-Baghdadi.30.
Yang penting, para mufassir lain menyatakan bahwa kata-kata ini merujuk pada unsur-unsur esensial tubuh manusia, yang terdiri dari berbagai komponen kimia yang terdapat dalam tanah liat. Kedua makna tersebut dapat dipahami dengan baik, sehingga keduanya dapat diterima.
Significantly, other exegetes suggest these words refer to the essential elements of the human body, which consist of various chemical components found in clay. Both meanings are intelligible and therefore either can be adopted.
TAFSIR ILMIAH
SCIENTIFIC INTERPRETATION
Dengan menerapkan analisis ilmiah terhadap ayat ini menjadi jelas bahwa tahap ini berkaitan dengan komponen-komponen kimia esensial tertentu. Yang penting, komponen-komponen kimia tersebut ditemukan dalam tanah liat. Komponen-komponen itu meliputi: Oksigen, Karbon, Hidrogen, Nitrogen, Kalsium, Fosfor, Kalium, Belerang, Klorin, Natrium, Magnesium dan Silikon; yang semuanya dibutuhkan bagi fungsi dan perkembangan manusia 31.
By applying a scientific analysis to this verse it becomes clear that this stage appertains to certain essential chemical components. It is significant that these chemical components are found in clay. They include: Oxygen, Carbon, Hydrogen, Nitrogen, Calcium, Phosphorus, Potassium, Sulfur, Chlorine, Sodium, Magnesium and Silicon; all of which are required for human functioning and development 31.
Hal ini dijelaskan oleh fakih dan mufassir Shafi Usmani dalam tafsir Al-Qur'an delapan jilidnya. Beliau menulis:
This is explained by the jurist and exegete Shafi Usmani in his eight volume exegesis of the Qur’an. He writes:
Kata sulaalah berarti "sari pati" dan tin berarti "tanah basah" atau "tanah liat", dan ayat tersebut bermakna bahwa manusia diciptakan dari unsur-unsur tertentu yang diambil dari bumi.32
The words sulaalah means ‘extract’ and tin means ‘wet earth’ or ‘clay’ and the verse means that man was created from some special elements extracted from earth.32
TUBUH MANUSIA TIDAK TERBUAT DARI TANAH LIAT
THE HUMAN BODY IS NOT MADE OF CLAY
Para kritikus kontemporer menyatakan bahwa Al-Qur'an tidak akurat mengenai perkembangan manusia, karena tubuh manusia tidak dibuat dari tanah liat. Argumen ini berangkat dari kesalahpahaman terhadap bahasa Arab, sebab kata kunci yang memungkinkan penafsiran di atas adalah sulaalah (sari pati). Hal ini dengan jelas menunjukkan bahwa manusia bukan diciptakan dari tanah liat, melainkan dari sari pati tanah liat, yang mengisyaratkan komponen kimia yang diperlukan bagi kehidupan manusia.
Contemporary critics state that the Qur’an is inaccurate concerning the development of the human being, as the human body is not made from clay. This argument stems from a misunderstanding of the Arabic language, as the key word allowing for the above interpretation is sulaalah (extract). This clearly indicates that it is not clay from which the human is created but an extract of clay, which alludes to the necessary chemical components required for human life
RINGKASAN
SUMMARY
Tahap *sulaalatin min tin*: unsur-unsur pokok yang diperlukan untuk kehidupan dan fungsi manusia, yang terdapat dalam tanah liat
The sulaalatin min tin stage: the essential elements required for human life and functioning, found in clay