3 Tujuan Umum Pendidikan dalam Negara Khilafah
3 General goals of education in the khilafah state
Ada dua tujuan utama pendidikan yang harus diperhatikan ketika menentukan metode dan materi pendidikan:
There are two leading goals of education that must be observed when setting the method and subjects of education:
Membangun kepribadian Islam, yakni akal dan watak (nafsiyyah), pada anak-anak Ummat dengan menanamkan budaya Islam—akidah, pemikiran, dan perilaku—ke dalam akal dan watak para pelajar. Oleh karena itu, pihak-pihak yang berwenang dalam Negara Khilafah harus memperhatikan dan menetapkan serta menerapkan metode-metode untuk mencapai tujuan ini.
Building the Islamic personality, the intellect and disposition (nafsiyyah), of the Ummah’s children via implanting the Islamic culture—’aqeedah, thoughts and behaviour—into the students’ intellects and disposition. Accordingly care must be taken by those authorised in the Khilafah State to set and implement methods to achieve this goal.
Mempersiapkan anak-anak Muslim sehingga sebagian dari mereka menjadi ulama yang menguasai setiap bidang kehidupan, baik dalam ilmu-ilmu Islam (Ijtihad, Fiqih, Peradilan, dan lainnya) maupun ilmu-ilmu empiris (Teknik, Kimia, Fisika, Kedokteran, dan lainnya). Ulama yang mampu memikul Negara Islam dan Ummah di pundak mereka, sehingga memperoleh posisi terdepan di antara bangsa-bangsa dan negara-negara dunia, sehingga Khilafah menjadi Negara yang terdepan dan berpengaruh berdasarkan ideologinya, dan bukan Negara yang tunduk atau menjadi agen dalam pemikiran maupun ekonominya.
Preparing Muslim children such that some become scholars with expertise in every field of life whether in Islamic sciences (Ijtihad, Fiqh, Judiciary etc) or Empirical sciences (Engineering, Chemistry, Physics, Medicine etc). Scholars who are able to carry the Islamic State and Ummah upon their shoulders so as to gain the leading position among the world’s nations and states, such that the Khilafah becomes a leading and influential State based upon its ideology, and not a subordinate or agent State in its thought or economy.