7.2 Jenis-Jenis Pendidikan Tinggi
7.2 Types of higher education
Pendidikan tinggi terdiri dari dua jenis utama:
Higher education is of two main types:
Pertama—Belajar dengan Mengajar (di mana mengajar lebih utama daripada meneliti): Ini adalah pengajaran yang terorganisir/formal yang diselenggarakan oleh fakultas dan universitas melalui kursus (manaahij), kuliah, dan jadwal waktu belajar.
Firstly—Study by Teaching (where teaching is greater than research): This is organised/formal teaching offered by faculties and universities via courses (manaahij), lectures and educational time tables.
Siswa memperoleh ijazah "Tingkat Pertama" yang dikenal saat ini sebagai diploma apabila pendidikan tersebut bersifat teknis atau vokasional; atau ijazah akademik kedua (ijaaza) yang dikenal saat ini sebagai "lisensi" atau "sarjana" dalam bidang studi tertentu di salah satu fakultas universitas.
The student attains the “First Degree” certificate known today as a diploma if this education was technical or vocational; or a second academic certificate (ijaaza) known today as a “licence” or “baccalaureate” in a specific subject in one of the university faculties.
Kedua-Studi melalui Penelitian: Ini adalah studi yang mengikuti studi melalui pengajaran, di mana penelitian lebih diutamakan daripada pengajaran. Mahasiswa belajar berinovasi dalam penelitian ilmiah dan mengkhususkan diri pada bidang budaya atau ilmu pengetahuan tertentu. Ia melakukan penelitian yang cermat dan khusus untuk menemukan gagasan baru atau penemuan inovatif yang belum pernah ada sebelumnya. Mahasiswa memperoleh "Ijazah Internasional Pertama" (Ijaza), yang saat ini dikenal sebagai gelar "Magister". Setelah itu ia memperoleh "Ijazah Internasional Kedua", yang saat ini dikenal sebagai "Doktor", dalam bidang penelitian budaya atau ilmu pengetahuan.
Secondly-Study by Research: This is study that follows study by teaching where research is greater than teaching. The student learns to innovate in scientific research, and specialises in a specific cultural or scientific option. He undertakes precise and specialised research in order to discover a novel idea or unprecedented new invention. The student attains the “First International Degree (Ijaza)” known today as a “Masters” degree. Thereafter he attains the “Second International Degree”, known today as a “Doctorate”, in a cultural or scientific research field.