4.1 Metode-Metode yang Tidak Sah
4.1 The Invalid Methods
Tidak! Demi Tuhanmu, mereka tidak beriman hingga mereka menjadikan engkau (wahai Nabi) sebagai hakim dalam setiap perselisihan yang terjadi di antara mereka, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap keputusanmu, dan mereka benar-benar menerimanya dengan penuh kepasrahan. (QS. An-Nisa: 65)
“But no, (I swear) by your Lord! They have no Iman until they make you (O Prophet) the judge in all their disputes and then they find no resentment in their souls regarding your judgement and they utterly submit to it” (TMQ al-Nisa’a, verse 65)
Metode-Metode yang Tidak Sahih
The Invalid Methods
Sebelum metode yang didasarkan pada Ijtihad yang benar dalam upaya mengembalikan Khilafah dibahas, penting untuk menyoroti metode-metode keliru yang ada saat ini dan dianut oleh sebagian kaum Muslimin. Metode-metode yang tidak didasarkan pada Ijtihad yang benar itu antara lain gradualisme, sedangkan metode-metode yang didasarkan pada semacam dalil yang sebenarnya hanya syubhat (Shubhat Daleel) antara lain memerangi para penguasa yang ada saat ini. Melalui pembahasan ini, orang akan melihat bahwa ada kebutuhan mendesak untuk menjelaskan metode yang benar.
Before the method based upon a correct Ijtihad in working to re-establish the Khilfah is discussed, it is important to highlight the false methods that exist today that are carried by some Muslims. Those methods that are not based upon a correct Ijtihad include gradualism, whilst those that are based upon a semblance of evidence (Shubhat Daleel) include fighting the present leaders. Through this, one will see that there is a pressing need to illustrate the correct method.