Pendahuluan
Introduction
Segala puji bagi Allah (SWT), Tuhan semesta alam, dan semoga shalawat serta salam Allah (SWT) senantiasa tercurah kepada Rasul-Nya, Muhammad ﷺ. Beliau adalah utusan terakhir dan penutup para rasul yang diutus kepada seluruh umat manusia.
All praise belongs to Allah (SWT) the Lord of all Mankind, and may the blessings and peace of Allah (SWT) be upon His Messenger Muhammed (SAW). The last and final messenger sent to mankind.
Sejak 11 September 2001, Barat semakin meningkatkan konfrontasinya terhadap Islam. Pertarungan ini bukanlah benturan peradaban sebagaimana yang disalahpahami sebagian pihak; sebaliknya, ini adalah perang peradaban, dan dunia Muslim merupakan medan pertempuran yang paling utama. Kekuatan-kekuatan Barat melancarkan perang yang brutal ini dengan segala kekuatan dan kekayaan mereka, untuk memastikan kelangsungan dominasi politik, ekonomi, budaya, dan militer mereka atas dunia Muslim.
Since September 11 2001, the West has intensified its confrontation with Islam. This struggle is not a clash of civilisations as misunderstood by some; rather it is a war of civilisations and the Muslim world is the foremost of battlegrounds. Western powers are waging this brutal war with all of their might and wealth to ensure the survival of their political, economic, cultural and military domination of the Muslim world.
Kebangkitan Islam yang berkembang pesat yang kita saksikan saat ini terus-menerus mengguncang takhta para penguasa boneka dan mengancam hegemoni Barat atas Ummat Islam. Yang paling ditakutkan Barat adalah munculnya kembali Khilafah, yang akan secara radikal mengubah situasi internasional dan menggeser Amerika sebagai satu-satunya negara adidaya dunia.
The growing Islamic revival we witness today constantly shakes the thrones of the agent rulers and threatens West’s hegemony over the Muslim Ummah. What the West fears most is the re-emergence of the Caliphate which will radically alter the international situation and displace America, as the world’s sole super power.
Berdasarkan latar belakang ini, saya telah menulis banyak artikel tentang beberapa subjek yang akan menarik dan merangsang intelektual baik bagi umat Muslim maupun non-Muslim. Artikel-artikel tersebut menantang hakikat pandangan konvensional yang dipegang oleh Barat dan para kaki tangan mereka di dunia Muslim.
Against this backdrop, I have authored a plethora of articles about several subjects that both Muslims and non-Muslims will find intriguing and intellectually stimulating. The articles challenge the very nature of the conventional views held by the West and their surrogates in the Muslim world.
Artikel-artikel tersebut telah dikelompokkan menjadi empat bagian.
The articles have been grouped together into four sections.
Jika sesuai, saya telah mengubah beberapa artikel untuk memastikan konsistensi dan keterbacaan. Bagian 1 adalah bantahan terhadap beberapa tuduhan umum yang dilontarkan oleh penulis Barat terhadap Islam. Bagian 2 mengungkap kolaborasi antara Barat dan para penguasa boneka Muslim terkait penjajahan negeri-negeri Muslim. Bagian 3 menyoroti ketidakmampuan Kapitalisme Barat untuk menyelesaikan masalahnya sendiri di dalam negeri. Terakhir, Bagian 4 menjelaskan kegagalan Barat dalam mencegah kaum Muslim untuk merindukan hidup di bawah naungan Khilafah.
Where appropriate, I have modified some of the articles to ensure consistency and readability. Part 1 is a rebuttal of some of the common accusations levied by western writers against Islam. Part 2 exposes the collaboration between the West and the Muslim agent rulers regarding the colonisation of the Muslim lands. Part 3 sheds light on the inability of Western Capitalism to solve its problems at home. Finally, Part 4 expounds on the failure of the West to prevent Muslims from yearning to live under the Caliphate.
Abid Mustafa 8 Januari 2010
Abid Mustafa January 8, 2010
22 Muharram 1431
22 Muharram 1431