1.10 Hafalan Beliau terhadap Al-Qur'an
1.10 His Memorisation Of The Qur’an
An-Nawawi berkata dalam kitab Tahdzib-nya: As-Siddiq adalah salah seorang Sahabat yang menghafal seluruh Al-Qur'an.
An-Nawawi said, in his Tahdhib: As-Siddiq was one of the Companions who memorised all of the Qur’an.
Sekelompok besar ulama juga telah menyebutkan hal ini, di antaranya Ibnu Katsir dalam tafsirnya. Adapun riwayat dari Anas, ‘Empat orang berkumpul (yaitu
A large group have mentioned this also, of them Ibn Kathir in his tafsir. As for the tradition of Anas, ‘Four gathered together (i.e.
memorisasi seluruh) Al-Qur'an pada masa Rasulullah ﷺ," maksudnya adalah dari kalangan Anshar, sebagaimana telah saya jelaskan dalam kitab al-Itqan. Adapun perkataan asy-Sya'bi, "Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu wafat tanpa mengumpulkan (menghafal) seluruh Al-Qur'an," maka pendapat itu tertolak, atau dapat ditafsirkan bahwa yang dimaksud dengan "mengumpulkan" adalah dalam bentuk mushaf dengan susunan (surat dan ayat) yang diberikan oleh 'Utsman radhiyallahu 'anhu.
memorised entirely) the Qur’an in the time of the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace,’ what he meant was ‘of the Ansar as I made clear in the book al-Itqan. As for that which ash-Shacbi said, ‘Abu Bakr as-Siddiq, may Allah be pleased with him, died without gathering (memorising) all of the Qur’an,’ it is rejected, or it can be interpreted that he meant by ‘gathering’, I.e. in a mushaf with the organisation (of surahs and ayat) which 'Uthman gave it, may Allah be pleased with him.