1.25 Hadis-Hadis dengan Rantai Periwayatan Apa yang Telah Diriwayatkan darinya
1.25 What Hadith With Chains Of Transmission Have Been Related From Him
An-Nawawi berkata dalam *Tahdzib*-nya: As-Siddiq meriwayatkan dari Rasulullah ﷺ sebanyak seratus empat puluh dua hadis. Sebab sedikitnya riwayat beliau, padahal beliau memiliki keutamaan persahabatan dan kedekatannya dengan Nabi ﷺ, adalah karena wafatnya beliau terjadi sebelum tersebarnya hadis serta sebelum perhatian para Tabi'in untuk mendengarkannya, menerimanya, dan menghafalkannya.
An-Nawawi said in his Tahdhib: As-Siddiq related of the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, one hundred and forty-two hadith. The reason for the small number of his narrations given the precedence of his companionship and his staying close to I he Prophet, may Allah bless him and grant him peace, was that h is death came before the spread of hadith and the concern of the Followers for listening to them, acquiring them and memorising them.
cUmar, semoga Allah meridhainya, menyebutkan dalam hadits sebelumnya tentang baiat bahwa Abu Bakar tidak meninggalkan apa pun yang telah diturunkan tentang kaum Anshar, atau yang telah dikatakan Rasulullah ﷺ tentang mereka, melainkan ia menyebutkannya. Ini merupakan bukti terbaik akan banyaknya materi Sunnah yang ia hafal dan luasnya ilmunya tentang Al-Qur'an. cUmar ibn al-Khattab meriwayatkan darinya, begitu pula cUthman ibn cAffan, fAli, Ibnu cAwf, Ibnu Mascud, Hudzaifah, Ibnu cUmar, Ibnu az-Zubair, Ibnu cAmr, Ibnu ‘Abbas, Anas, Zaid ibn Tsabit, al-Bara’ ibn cAzib, Abu Hurairah, ‘Uqbah ibn al-Harits, putranya cAbdurrahman, Zaid ibn Arqam, ‘Abdullah ibn Mughaffal, cUqbah ibn cAmir al-Juhani, cImran ibn Husain, Abu Barzah al-Aslami, Abu Sa‘id al-Khudri, Abu Musa al-Asy‘ari, Abu’t-Tufail al-Laitsi, Jabir ibn cAbdullah, Bilal, cA’isyah putrinya, Asma’ putrinya, dan dari kalangan tabi‘in: Aslam, budak yang dimerdekakan oleh cUmar, Wasith al-Bajali, dan sejumlah lainnya.
I say: cUmar, may Allah be pleased with him, mentioned in the previous hadith on the oath of allegiance that Abu Bakr left nothing which had been revealed about the Ansar or which the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, had said about them but that he mentioned it. This is the best proof of the great amount of material he had memorised of the Sunnah and the vastness of his knowledge of the Qur’an. cUmar ibn al-Khattab transmitted from him, as did cUthman ibn cAffan, fAli, Ibn cAwf, Ibn Mascud, Hudhayfah, Ibn cUmar, Ibn az-Zubayr, Ibn cAmr, Ibn ‘Abbas, Anas, Zaid ibn Thabit, al-Bara’ ibn cAzib, Abu Hurayrah, ‘Uqbah ibn al-Harith, his son cAbd ar-Rahman, Zaid ibn Arqam, ‘Abdullah ibn Mughaffal, cUqbah ibn cAmir al-Juhani, cImran ibn Husayn, AbuT-Barzah al-Aslami, Abu Sacid al-Khudri, Abu Musa al-Ashcari, Abu’t-Tufayl al-Laythi, Jabir ibn cAbdullah, Bilal, cA’ishah his daughter, Asma’ his daughter, and of the Followers: Aslam the freed slave of cUmar, Wasit al-Bajili and a number of others.
Saya telah memutuskan untuk menyebutkan hadis-hadisnya di sini secara ringkas, dengan menjelaskan setelah setiap hadis siapa yang menyebarluaskannya. Insya Allah, saya akan membahas setiap hadis secara tersendiri, dengan jalur-jalur periwayatannya yang berbeda, dalam sebuah karya musnad yang khusus untuk itu.
I have decided to enumerate his hadith here concisely, explaining after each hadith who made it public. I will treat each of them singly in their different paths of transmission in a musnad work devoted to that, inshaAllah.
1. Hadits tentang Hijrah (diriwayatkan oleh dua Syaikh [Al-Bukhari dan Muslim] dan lainnya).
1. The hadith of the Hijrah (the two Shaykhs [Al-Bukhari and Muslim] and others).
2. Hadits tentang laut, "Air laut itu suci, dan bangkainya halal (untuk dimakan)." (HR. Ad-Daraqutni).
2. The hadith of the sea, ‘It is completely pure, its water (for purification and cleansing), permitted are its dead (to eat).’ (Ad- Daraqutni).
3. "Siwak (kayu sikat gigi) membersihkan mulut dan meridhakan Tuhan." (Ahmad).
3. ‘The siivak (toothstick) cleans the mouth and pleases the Lord.’ (Ahmad).
4. "Bahwa Rasulullah ﷺ makan (daging) bahu, kemudian beliau shalat dan tidak berwudhu (membasuh anggota tubuh untuk bersiap shalat)." (Al-Bazzar dan Abu Ya'la).
4. ‘That the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, ate (meat of a) shoulder then later prayed and did not perform wudu (washing to prepare for the prayer).’ (Al-Bazzar and Abu Yacla).
5. "Janganlah seorang pun di antara kalian berwudu karena rasa makanannya yang diperbolehkan baginya untuk dimakan." (HR. Al-Bazzar).
5. ‘Let none of you make wudu because of the taste of his food which is permitted for him to eat.’ (Al-Bazzar).
6. "Rasulullah ﷺ melarang memukul orang pada waktu shalat." (Abu Ya'la dan al-Bazzar).
6. ‘The Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, forbade striking people at prayer.’ (Abu Yacla and al- Bazzar).
7. "Shalat terakhir yang dilaksanakan Nabi ﷺ adalah di belakangku dengan mengenakan satu helai kain." (Abu Ya'la).
7. ‘The last prayer which the Prophet, may Allah bless him and grant him peace, prayed was behind me in a single garment.’ (Abu Yacla).
8. "Barangsiapa yang ingin membaca Al-Qur'an dengan segar sebagaimana ia diturunkan, maka hendaklah ia membacanya dengan bacaan Ibnu Ummi 'Abd (yaitu Ibnu Mas'ud)." (Ahmad).
8. ‘Whoever it would please to recite the Qur’an freshly as it was revealed, then let him recite with the recitation of Ibn Umm cAbd (i.e. Ibn Mascud).’ (Ahmad).
9. Ia berkata kepada Rasulullah ﷺ, "Ajarkanlah kepadaku suatu doa yang dapat aku panjatkan dalam salatku!" Beliau bersabda, "Katakanlah, 'Ya Allah, sungguh aku telah menzalimi diriku dengan kezaliman yang besar, dan tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'" (Al-Bukhari dan Muslim).
9. He said to the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, ‘Teach me a prayer with which I can supplicate in my salah! He said, ‘Say, “O Allah I have wronged myself with a great wrong and none forgives wrong actions but You, so forgive me with a forgiveness from You and show mercy to me. Truly, You are the All-Forgiving, the Compassionate.’” (Al-Bukhari and Muslim).
10. ‘Barangsiapa yang melaksanakan shalat Subuh, maka ia berada dalam perlindungan Allah. Maka janganlah kalian mengkhianati Allah dalam perlindungan-Nya. Barangsiapa yang membunuhnya, Allah akan mencarinya hingga Dia melemparkannya ke dalam Neraka dengan wajahnya.’ (Ibn Majah).
10. ‘Whoever prayed the dawn prayer then he is in a covenant with Allah, so do not betray Allah with respect to His covenant. Whoever kills him, Allah will seek him out until He throws him in the Fire upon his face.’ (Ibn Majah).
"Tidak ada seorang Nabi pun yang wafat sampai seorang laki-laki dari umatnya memimpinnya dalam shalat." (HR. Al-Bazzar).
11. ‘No Prophet has ever died until a man of his ummah led him in prayer.’ (Al-Bazzar).
12. "Tidaklah seorang hamba melakukan suatu perbuatan dosa, lalu ia berwudu dengan baik, kemudian melaksanakan shalat dua rakaat dan memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah pasti mengampuninya." (Diriwayatkan oleh Ahmad, para penyusun empat Sunan, dan Ibnu Hibban).
12. ‘No man makes a wrong action then performs wudu’ and does his wudu well, then performs two rakcfat and seeks Allah’s forgiveness but that He will forgive him.’ (Ahmad, the authors of the four Sunan, and Ibn Hibban).
13. Allah tidak mewafatkan seorang nabi kecuali di tempat di mana ia ingin dimakamkan.” (At-Tirmidzi).
13. Allah has not made a prophet die but in the place in which he would love to be buried.’ (At-Tirmidhi).
14. "Semoga Allah melaknat orang-orang Yahudi dan Nasrani; mereka menjadikan kuburan para nabi mereka sebagai tempat sujud." (HR. Abu Ya'la).
14. ‘May Allah curse the Jews and the Christians; they took the graves of their prophets as places of prostration.’ (Abu Yacla).
15. ‘Orang yang meninggal disiram dengan air mendidih karena tangisan orang yang masih hidup’ (yakni tangisan ratapan dan duka, khususnya ratapan yang dilakukan secara ritual atau profesional. Hadis ini dipahami tidak merujuk pada tangisan kesedihan dan duka cita). (Abu Ya‘la).
15. ‘The dead person has boiling water sprinkled on him for the tears of the living (i.e. the tears of wailing and mourning, particularly ritualised or professional mourning. The tradition is held not to refer to tears of sadness and sorrow).’ (Abu Yacla).
16. "Lindungilah dirimu dari Neraka meskipun dengan (bersedekah) separuh buah kurma, karena ia meluruskan yang bengkok, menolak kematian yang buruk, dan ia berdiri menggantikan orang yang lapar bersama orang yang kenyang." (Abu Ya'la).
16. ‘Protect yourselves from the Fire even if it were with (giving) the half of a date, because it straightens that which is crooked, repels an evil death, and it stands with the hungry one in its stead with the satiated one.’ (Abu Yacla).
17. Hadits tentang kewajiban-kewajiban zakat secara lengkap. (Al-Bukhari dan lainnya).
17. The hadith of the obligations of sadaqat in its full length. (Al- Bukhari and others).
18. Dari Ibnu Abi Mulaikah, bahwa ia berkata: Tali kekang jatuh dari tangan Abu Bakar ash-Shiddiq, lalu ia turun dan memukul kaki depan untanya hingga unta itu berlutut. Orang-orang berkata kepadanya, "Mengapa engkau tidak menyuruh kami untuk mengembalikannya kepadamu?" Ia menjawab, "Kekasihku, Rasulullah ﷺ, telah memberitahuku bahwa aku tidak boleh meminta sesuatu kepada orang lain." (Ahmad).
18. From Ibn Abi Mulaykah that he said: The reins fell from the hands of Abu Bakr as-Siddiq and he struck upon the foreleg of his camel and made it kneel down. They said to him, ‘Why did you not tell us to give it back to you?’ He said, ‘My beloved, the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, told me that I was not to ask people for anything.’ (Ahmad).
19. Rasulullah ﷺ bersabda kepada Asma' binti 'Umays ketika ia melahirkan Muhammad bin Abi Bakr, agar ia mandi dan berihram (untuk haji, karena ia melahirkan di perjalanan menuju Makkah). (Diriwayatkan oleh Al-Bazzar dan Ath-Thabarani).
19. ‘The Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, told Asma’ bint cUmays when she brought forth Muhammad ibn Abi Bakr to bathe herself and to enter ihram (for the Hajj, as she gave birth on the way to Makkah).’ (Al-Bazzar and at-Tabarani).
20. Rasulullah ﷺ pernah ditanya, "Bagian haji manakah yang paling utama?" Beliau menjawab, "Mengeraskan suara (dengan talbiyah) dan menumpahkan darah (hewan kurban)." (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).
20. The Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, was asked, ‘Which part of Hajj is best?’ He said, ‘The raising of the voice (with talbiyah) and the shedding of blood (of animals brought to sacrifice).’ (At-Tirmidhi and Ibn Majah).
21. Bahwa beliau mencium Hajar Aswad dan berkata, "Seandainya aku tidak melihat Rasulullah ﷺ menciummu, aku tidak akan menciummu." (HR. Ad-Daraquthni).
21. That he kissed the (Black) Stone and said, ‘If I had not seen the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, kiss you I would not have kissed you.’ (Ad-Daraqutni).
22. Bahwa Rasulullah ﷺ mengirimkan jaminan keamanan kepada penduduk Makkah, "Janganlah seorang musyrik berhaji setelah tahun ini, dan janganlah seorang yang telanjang thawaf di sekeliling Ka'bah." (HR. Ahmad).
22. That the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, sent an immunity to the people of Makkah, ‘Let not an idolater perform Hajj after this year, nor let a naked person go around the House.’ (Ahmad).
23. "Apa yang ada di antara rumahku dan mimbarku adalah salah satu taman dari Surga, dan mimbarku berada di atas salah satu telaga Surga." (Abu Ya'la).
23. ‘That which is between my house and my minbar is one of the meadows of the Garden, and my minbar is upon one of the fountains of the Garden.’ (Abu Yacla).
24. Hadits lengkap tentang kepergian beliau ﷺ ke rumah Abu'l-Haytham ibn at-Tayyihan. (Abu Ya'la).
24. The full hadith of his going, may Allah bless him and grant him peace, to the home of Abu’l-Haytham ibn at-Tayyihan. (Abu Yacla).
25. "Emas dengan emas, sejenis dengan sejenis. Dan perak dengan perak, sejenis dengan sejenis."
25. ‘Gold for gold, like for like. And silver for silver, like for like.
"Orang yang memberi tambahan (riba) atau yang mencarinya, berada di dalam Neraka." (Abu Ya'la dan al-Bazzar).
The one who gives increase or seeks increase is in the Fire.’ (Abu Yacla and al-Bazzar).
"Terkutuklah orang yang menyakiti orang beriman atau merencanakan tipu daya terhadapnya." (At-Tirmidzi).
26. ‘Cursed is whoever harms a believer or plots against him.’ (At- Tirmidhi).
27. "Orang yang kikir tidak akan masuk surga, begitu pula orang yang suka menipu, orang yang berkhianat, atau orang yang buruk akhlaknya. Orang pertama yang masuk surga adalah budak yang taat kepada Allah dan taat kepada tuannya." (HR. Ahmad).
27. ‘A mean person will not enter the Garden, nor a deceiver, nor a treacherous one, nor one of evil character. The first to enter the Garden is the slave when he obeys Allah and obeys his master.’ (Ahmad).
28. "Hak perwalian (wala') atas seorang budak, yang mencakup hak mewarisi darinya sebagai kerabat, adalah milik orang yang memerdekakannya." (Ad-Diya' al-Maqdisi dalam al-Mukhtarah).
28. ‘The clientage (of a slave which includes inheriting from him as a relative) is for the one who sets free.’ (Ad-Diya’ al-Maqdisi in al-Mukhtarah).
29. "Kami (para nabi) tidak diwarisi; apa yang kami tinggalkan adalah sedekah." (HR. Al-Bukhari).
29. ‘We (prophets) are not inherited from; that which we leave is a sadaqah.’ (Al-Bukhari).
30. "Apabila Allah memberikan kepada seorang nabi sarana penghidupan (seperti tanah yang menghasilkan pendapatan), kemudian Dia mewafatkannya, maka Dia akan menetapkannya bagi orang yang memikulnya (khilafah) setelahnya." (HR. Abu Dawud).
30. ‘When Allah grants a prophet a means of subsistence (such as land yielding an income) and then later makes him die, He will appoint it for the one who undertakes it (the khilafah) after him.’ (Abu Dawud).
31. "Dia telah kufur (kafara) kepada Allah, orang yang melepaskan diri dari nasabnya sendiri, meskipun hanya sedikit." (Al-Bazzar).
31. ‘He is ungrateful (kafara) to Allah who declares himself free of his lineage, even though it be in a minute way.’ (Al-Bazzar).
32. "Engkau dan harta milikmu adalah untuk ayahmu." Abu Bakr berkata, "Yang beliau maksudkan dengan itu hanyalah nafkah." (Al-Bayhaqi).
32. ‘You and that which is yours are for your father.’ Abu Bakr said, I Ic only meant by that maintenance.’ (Al-Bayhaqi).
13. “Barangsiapa kedua kakinya berdebu di jalan Allah, Allah akan mengharamkan keduanya (masuk) ke dalam Neraka.” (HR. Al-Bazzar).
13. ‘Whoever’s two feet become dusty in the way of Allah, Allah will forbid them from (entering) the Fire.’ (Al-Bazzar).
34. "Aku telah diperintahkan untuk memerangi manusia hingga . . ." (Kedua Syaikh dan lainnya).
34. ‘I have been ordered to fight men until . . (The two Shaykhs Mid others).
35. "Sebaik-baik hamba Allah dan saudara bagi kaumnya adalah Khalid bin al-Walid, dan ia adalah salah satu pedang Allah, semoga Allah menghunusnya terhadap orang-orang kafir dan munafik." (Ahmad).
35. ‘How excellent a slave of Allah and brother to his kinsfolk Is Khalid ibn al-Walid, and (he is) one of the swords of Allah, may Allah draw him against the disbelievers and hypocrites.’ (Ahmad).
36. "Matahari tidak pernah terbit atas seorang manusia yang lebih baik daripada ‘Umar." (At-Tirmidzi).
36. ‘The sun has not risen over a man better than cUmar.’ (At- Tirmidhi).
37. ‘Barangsiapa diserahi urusan kaum Muslimin lalu ia mengangkat seseorang untuk memimpin mereka karena pilih kasih, maka atasnya laknat Allah, dan Allah tidak akan menerima darinya taubat maupun tebusan hingga Dia memasukkannya ke dalam Jahannam. Dan barangsiapa memberikan perlindungan Allah kepada seseorang, lalu ia melanggar perlindungan Allah dengan cara apa pun tanpa hak, maka atasnya laknat Allah.’ (Ahmad).
37. ‘Whoever is put in charge of any affair of the Muslims and he appoints in command over them anyone out of favouritism, then there is the curse of Allah upon him, and Allah will not accept I tom him either repentance nor a ransom until He enters him into Jahannam. Whoever gives anyone the sanctuary of Allah, and he violates the sanctuary of Allah in any way without right then may the curse of Allah be upon him.’ (Ahmad).
38. Hadis tentang Ma'iz dan rajamnya. (Ahmad).
38. The hadith of Maciz and his stoning. (Ahmad).
39. "Orang yang tidak terus-menerus (dalam perbuatan dosa) adalah orang yang memohon ampunan, sekalipun ia mengulanginya tujuh puluh kali dalam sehari." (HR. At-Tirmidzi).
39. ‘He is not persistent (in wrong action) who seeks forgiveness, even if he repeats it seventy times a day.’ (At-Tirmidhi).
40. "Bahwa beliau ﷺ bermusyawarah tentang urusan perang." (At-Tabarani).
40. ‘That he, may Allah bless him and grant him peace, took counsel on the command of war.’ (At-Tabarani).
41. Hadis "Ketika firman-Nya "Barangsiapa berbuat kejahatan niscaya akan dibalas dengan kejahatan itu ..." (Al-Qur'an 4: 123) diturunkan ..." (At-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan lainnya).
41. The hadith ‘When “Whoever does evil will be recompensed i t ...” (Qur’an 4: 123) was revealed ...’ (At-Tirmidhi, Ibn Hibban and others).
42. "Kalian membaca ayat ini: "Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian sendiri ..." (Al-Qur'an 5: 105)." (Ahmad, keempat penulis kitab-kitab yang disebut Sunan, dan Ibnu Hibban).
42. ‘You recite this ayah, “O you who believe, you are responsible for your own selves . . (Qur’an 5: 105).’ (Ahmad, the four authors of hooks called Sunan and Ibn Hibban).
43. "Apa pendapatmu tentang dua orang yang Allah menjadi yang ketiga di antara mereka?" (Dua Syaikh).
43. ‘What do you think of two of whom Allah is the third?’ (The two Shaykhs).
44. ‘Ya Allah, dengan tikaman tombak dan dengan wabah penyakit.’ (Abu YaTa).
44. ‘O Allah, by spear-thrusts and by plague.’ (Abu YaTa).
45. ‘(Surah) Hud membuatku beruban ...’ (Ad-Daraqutni dalam al-‘Ilal).
45. ‘(Surah) Hud made me grey ...’ (Ad-Daraqutni in al-cIlal).
46. "Syirik di kalangan ummatku lebih tersembunyi daripada merayapnya semut ﷺ . . (Abu Ya'la dan yang lainnya)."
46. ‘Associating partners (with Allah) among my ummah is more hidden than the creeping of ants . . (Abu Yacla and others).
47. ‘Wahai Rasulullah ﷺ, ajarkanlah kepadaku sesuatu yang dapat aku ucapkan di pagi dan sore hari ...’ (Al-Haytham bin Kulayb dalam Musnad-nya, dan At-Tirmidzi serta lainnya memilikinya di antara riwayat yang disandarkan kepada Abu Hurairah).
47. ‘Messenger of Allah, teach me something I can say in the morning and the evening ...’ (Al-Haytham ibn Kulayb in his Musnad, and At-Tirmidhi and others have it among those ascribed to Abu Hurayrah).
48. ‘Berpeganglah pada “Tiada tuhan selain Allah” dan memohon ampunan, karena Iblis berkata, “Aku membinasakan manusia dengan perbuatan-perbuatan salah, dan mereka membinasakanku dengan “Tiada tuhan selain Allah” dan memohon ampunan.
48. ‘Take hold of “No god but Allah” and seeking forgiveness, because Iblis said, “I destroyed people with wrong actions and they destroyed me with ‘No god but Allah’ and seeking forgiveness.
"Ketika aku melihat itu, aku membinasakan mereka dengan hawa nafsu agar mereka mengira bahwa mereka berada di jalan yang benar.'" (Abu Ya'la).
When I saw that, I destroyed them with whims so that they think they are guided aright.’” (Abu Yacla).
49. Ketika turun ayat, "Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi!" (Qur'an 49: 2), aku berkata, "Wahai Rasulullah ﷺ, aku tidak akan berbicara kepadamu kecuali seperti orang yang sudah tua renta berbicara." (Al-Bazzar).
49. ‘When, “Do not raise your voices above the voice of the Prophet!" (Qur’an 49: 2) was revealed, I said, “Messenger of Allah, I will not speak to you except as the decrepit do.’” (Al-Bazzar).
50. "Setiap orang dimudahkan untuk apa yang ia diciptakan untuknya." (Ahmad).
50. ‘Each one is eased to that for which he is created.’ (Ahmad).
51. “Barangsiapa sengaja berdusta atas namaku atau menolak sesuatu yang telah kuperintahkan, maka hendaklah ia bersiap menempati tempat tinggalnya di Jahannam.” (Abu Ya’la).
51. ‘Whoever forges a lie against me intentionally or rejects something I have ordered, then let him take up his abode in Jahannam.’ (Abu Yacla).
52. ‘Apa keselamatan dari perkara ini ... dalam “Tidak ada tuhan selain Allah”.’ (Ahmad dan lainnya).
52. ‘What is the salvation of this matter ... in “No god but Allah”.’ (Ahmad and others).
53. "Pergilah dan umumkan kepada orang-orang bahwa siapa pun yang bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, maka surga menjadi wajib baginya." Maka aku pun keluar, lalu Umar menemuiku ...' (Abu Ya'la. Diriwayatkan dari hadis Abu Hurairah dan sangat jarang sebagai hadis dari Abu Bakar).
53. ‘“Go out and announce among people that whoever witnesses that there is no god but Allah, the Garden becomes a must for him.” So I went out and cUmar met me ...’ (Abu Yacla. It is recorded from a hadith of Abu Hurayrah and is most unusual as a hadith of Abu Bakr).
54. "Ada dua golongan dari umatku yang tidak akan masuk Surga, yaitu al-Murji'ah dan al-Qadariyyah." (Ad-Daraqutni dalam Al-'Ilal).
54. ‘There are two types from my ummah who will not enter the Garden, al-Murji’ah and al-Qadariyyah.’ (Ad-Daraqutni in AlcIlal).
55. "Mohonlah kepada Allah kesehatan dan keselamatan." (Diriwayatkan oleh Ahmad, an-Nasa'i, dan Ibn Majah, yang meriwayatkannya melalui banyak rantai periwayatan yang berbeda.)
55. ‘Ask Allah for health and safety.’ (Ahmad, an-Nasa’i and Ibn Majah who has it by many different chains of transmission).
56. "Rasulullah ﷺ, apabila hendak melakukan suatu urusan, biasa berdoa, 'Ya Allah, berilah aku kebaikan dan pilihkanlah untukku.'" (HR. At-Tirmidzi).
56. ‘The Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, when he wanted some matter, used to say, “O Allah, do good to me and choose for me.’” (At-Tirmidhi).
57. Doa untuk melunasi utang adalah, "Ya Allah, Yang Menghilangkan kegelisahan (Al-Bazzar dan Al-Hakim).
57. ‘The supplication of debt is, “O Allah, the dispeller of worry (Al-Bazzar and al-Hakim).
58. "Setiap tubuh yang tumbuh dari (makanan yang berasal dari) riba, maka Neraka lebih layak baginya," dan dalam riwayat lain dengan redaksi, "Tubuh yang diberi makan dari yang haram tidak akan masuk Surga." (Abu Ya'la).
58. ‘Every body which has grown from (the nourishment of) usury, I he Fire is more appropriate for it,’ and in another wording, ‘A body nourished on what is forbidden will not enter the Garden.’ (Abu Ya'la).
59. "Tidak ada anggota tubuh yang tidak mengeluh karena tajamnya lidah." (Abu Ya'la).
59. ‘There is nothing in the body which does not complain of the sharpness of the tongue.’ (Abu Yacla).
60. "Allah turun pada malam pertengahan Sya'ban dan pada malam itu Dia mengampuni setiap manusia kecuali orang kafir dan orang yang di dalam hatinya terdapat kebencian." (Ad-Daraqutni).
60. ‘Allah descends on the midmost night of Shacban and in it forgives every human apart from a kafir or a man in whose heart there is a grudge.’ (Ad-Daraqutni).
61. "Dajjal akan muncul dari arah timur, dari sebuah negeri yang dikenal sebagai Khurasan, dan akan diikuti oleh kaum yang wajahnya seperti perisai yang terbuat dari dua lembar kulit, yang satu dijahitkan di atas yang lain." (Riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).
61. ‘The Dajjal will emerge in the east from a land known as Khurasan, and peoples will follow him whose faces are as if they are shields formed of two hides, one sewn upon the other.’ (At-Tirmidhi and Ibn Majah).
"Aku telah diberi tujuh puluh ribu orang yang akan masuk Surga tanpa hisab." (HR. Ahmad).
62. ‘I have been given seventy thousand who will enter the Garden without any reckoning.’ (Ahmad).
63. Hadis tentang Syafaat dalam bentuk lengkapnya, dengan orang-orang yang bolak-balik dari satu nabi ke nabi berikutnya. (Ahmad).
63. The Hadith of Intercession in its full length with people’s going hack and forward between prophet after prophet. (Ahmad).
64. "Sekalipun manusia menempuh sebuah lembah dan kaum Anshar menempuh lembah lain, aku akan menempuh lembah kaum Anshar."
64. ‘Even if mankind were to travel in a valley and the Ansar were to travel in another valley, I would travel in the valley of the Ansar'.
(Ahmad).
(Ahmad).
65. "Quraisy adalah para pemegang kekuasaan ini; yang terbaik di antara mereka mengikuti yang terbaik di antara mereka, dan yang terburuk di antara mereka mengikuti yang terburuk di antara mereka." (Ahmad).
65. ‘Quraysh are the masters of this authority, the best of them following the best of them and the worst of them following the worst of them.’ (Ahmad).
66. Hadis bahwa beliau ﷺ berwasiat tentang kaum Anshar pada saat wafat, dan bersabda: "Terimalah dari mereka yang berbuat baik, dan maafkanlah kesalahan orang yang berbuat buruk di antara mereka." (Al-Bazzar dan at-Tabarani).
66. The hadith that he, may Allah bless him and grant him peace, made a last testament about the Ansar at his death and said, ‘Accept from their one who behaves excellently well and overlook (the behaviour of) their evildoer.’ (Al-Bazzar and at-Tabarani).
67. "Aku mengetahui sebuah negeri yang disebut Oman, yang pantainya dibasahi oleh laut, dan di dalamnya terdapat suatu kabilah dari bangsa Arab. Jika utusanku datang kepada mereka, mereka tidak akan melempari dia dengan panah maupun dengan batu." (Ahmad dan Abu Ya'la).
67. ‘I know a land which is called Oman whose shores the sea sprinkles, and in which there is a tribe of the Arabs. If my messenger were to come to them they would not shoot him either with arrows or stones.’ (Ahmad and Abu Yacla).
68. Hadis tentang Abu Bakar yang melewati al-Hasan ketika ia sedang bermain dengan beberapa anak laki-laki, lalu ia menggendongnya di atas pundaknya dan berkata, "Demi ayahku! Mirip dengan Nabi ﷺ dan tidak mirip dengan 'Ali." Ibnu Katsir berkata: Ini seakan-akan merupakan hadis yang bersambung kepada Nabi ﷺ, karena memiliki kekuatan sebagai ucapan beliau, "Sesungguhnya Nabi ﷺ dahulu menyerupai al-Hasan." 69. Hadis bahwa "Nabi ﷺ dahulu mengunjungi Ummu Aiman." (Muslim).
68. The hadith that Abu Bakr passed by al-Hasan while he was playing with some boys and he put him upon his neck and said, ‘My father! A resemblance with the Prophet and no resemblance to cAli.’ Ibn Kathir said: This is as if it were a hadith connected to the Prophet, because it has the strength of him saying, ‘Truly the Prophet, may Allah bless him and grant him peace, used to resemble al-Hasan.’ 69. The hadith that ‘The Prophet, may Allah bless him and grant him peace, used to visit Umm Ayman.’ (Muslim).
70. Hadis tentang dibunuhnya pencuri pada pencurian kelima. (Abu Ya'la dan ad-Daylami).
70. The hadith on the killing of the thief for the fifth theft. (Abu Yacla and ad-Daylami).
71. Hadits tentang kisah Perang Uhud. (At-Tayalisi dan at-Tabarani).
71. The hadith of the story of Uhud. (At-Tayalisi and at-Tabarani).
72. Ketika aku bersama Rasulullah ﷺ, aku melihat beliau mendorong sesuatu menjauh dari dirinya, namun aku tidak melihat apa pun. Maka aku berkata, "Wahai Rasulullah ﷺ, apa yang sedang engkau dorong menjauh?" Beliau bersabda, "Dunia. Ia menjulurkan dirinya kepadaku, lalu aku berkata, 'Menjauhlah dariku!' Maka ia berkata kepadaku, 'Mengapa? Engkau tidak akan dapat menggenggamku!?'" (HR. Al-Bazzar).
72. ‘While I was with the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, I saw him pushing something away from himself but I did not see anything, so I said, “Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, what are you pushing away?” He said, “The world. It extended itself towards me, so I said, ‘Get away from me!’ So it said to me, ‘Why! You will not grasp me!?”” (Al-Bazzar).
Inilah yang diriwayatkan Ibnu Katsir dalam Musnad as-Siddiq dari hadis-hadis yang bersambung hingga Nabi ﷺ, namun ada hadis lain yang terlewat darinya, yang akan kami lanjutkan agar genap jumlah yang disebutkan oleh an-Nawawi.
This is what Ibn Kathir narrated in Musnad as-Siddiq of the hadith which are connected back to the Prophet, may Allah bless him and grant him peace, but there escaped him other hadith which we will follow on with in order to complete the number which an-Nawawi mentioned.
73. ‘Bunuhlah kutu (penghisap darah), siapa pun dia di antara manusia.’ (At-Tabarani dalam al-Awsath).
73. ‘Kill the tick (bloodsucker) whatever he may be among men.’ (At-Tabarani in al-Awsai).
74. "Perhatikanlah rumah siapa yang kamu kunjungi, tanah siapa yang kamu tinggali, dan di jalan siapa kamu berjalan." (Ad-Daylami).
74. ‘Look to whose houses you frequent, whose land you inhabit and in whose path you walk.’ (Ad-Daylami).
75. "Perbanyaklah bershalawat kepadaku, karena Allah telah menugaskan bagi kuburku seorang malaikat; maka setiap kali seseorang dari umatku bershalawat, malaikat itu akan berkata kepadaku, 'Si fulan bin fulan telah bershalawat kepadamu pada saat ini juga.'" (Ad-Daylami).ﷺ
75. ‘Increase in sending blessings upon me, for Allah has appointed for my grave an angel; so that when a man of my ummah sends blessings, that angel will say to me, “So-and-so the son of so-and-so has this very hour sent blessings upon you.’” (Ad-Daylami).
76. ‘Shalat Jumuah hingga Jumuah berikutnya adalah penebus dosa di antara keduanya, dan mandi (ghusl, yaitu membasuh seluruh badan) pada hari Jumuah adalah penebus dosa.’ (Hadis riwayat al-‘Uqaili dalam ad-Dhu‘afa [hadis-hadis lemah]).
76. ‘The Jumucah (Friday prayer) to the Jumucah is an expiation for what is between them, and the ghusl (complete washing of the entire body) on the day of the Jumucah is an expiation.’ (A hadith of al-cAqili in ad-Ducafa [weak traditions]).
77. "Panas Jahannam hanya akan dirasakan oleh umatku seperti panas pemandian air panas." (At-Tabarani).
77. ‘The heat of Jahannam will only be for my ummah like the heat of the hot baths.’ (At-Tabarani).
78. ‘Waspadalah terhadap dusta, karena dusta jauh dari iman!’ (Ibn Lai dalam Makarim al-Akhlaq).
78. ‘Beware of lying, for lying is remote from iman! (Ibn Lai in Makarim al-Akhlaq).
79. "Sampaikanlah kabar gembira tentang Surga kepada siapa pun yang ikut serta dalam perang Badar." (Ad-Daraqutni dalam al-Afrad).
79. ‘Give the good news of the Garden to whoever took part in Badr.’ (Ad-Daraqutni in al-Afrad).
80. "Din adalah panji Allah yang berat. Siapa yang mampu memikulnya?" (Ad-Daylami).
80. ‘The deen is Allah’s weighty banner. Who is able to carry it?’ (Ad-Daylami).
81. "Surah Yasin disebut sebagai surah yang mencakup kebaikan bagi manusia secara umum, yang memberi makan dan menyediakan sarana penghidupan." (Ad-Daylami, dan al-Bayhaqi dalam Shu'ab al-Iman).
81. ‘Surah Yasin is called the one which encompasses people generally in its goodness, which feeds and provides the means of living.’ (Ad-Daylami, and al-Bayhaqi in Shucab al-Iman).
82. ‘Penguasa (sultan) yang rendah hati dan adil adalah naungan Allah dan tombak-Nya di muka bumi. Akan diangkat baginya (dalam catatan amalnya) setiap siang dan malam amal-amal enam puluh orang siddiq.’ (Abu’sh-Shaykh dan al-‘Aqili dalam ad-Du‘afa’, dan Ibn Hibban dalam Kitab ath-Thawab).
82. ‘The humble and just ruler (sultan) is the shade of Allah and His spear in the land. There will be raised up for him (in the record of his actions) every day and night the actions of sixty siddiqs.’ (Abu’sh-Shaykh and al-cAqili in ad-Ducafa, and Ibn Hibban in Kitab ath-Thawab).
83. "Musa berkata kepada Tuhannya, 'Apa balasan bagi orang yang menghibur seorang ibu yang kehilangan anaknya?' Allah berfirman, 'Aku akan menaungi dia dalam naungan-Ku.'" (Ibnu Syahin dalam at-Targhib, dan ad-Daylami).
83. ‘Musa said to his Lord, “What is the recompense for whoever consoles a mother bereaved of her child?” He said, “I will shade him in My shade.’” (Ibn Shahin in at-Targheeb, and ad-Daylami).
84. "Ya Allah, kuatkanlah Islam dengan Umar bin al-Khattab." (At-Tabarani dalam al-Awsat).
84. ‘O Allah, strengthen Islam with cUmar ibn al-Khattab.’ (At- Tabarani in al-Awsat).
85. "Buruan tidak akan tertangkap, pohon berduri tidak akan ditebang, dan akar pohon tidak akan dipotong, kecuali karena kurangnya pengagungan (kepada Allah)." (Ibnu Rahawaih dalam Musnad-nya).
85. ‘Game is not caught, nor a thorny tree lopped, nor the root of a tree cut except through insufficient glorification (of Allah).’ (Ibn Rahwayh in his Musnad).
86. "Seandainya aku tidak diutus di antara kalian, niscaya Umar yang akan diutus." (Ad-Daylami).
86. ‘If I had not been sent among you, cUmar would have been sent.’ (Ad-Daylami).
87. "Seandainya para penghuni Surga berdagang, mereka pasti berdagang kain." (Abu Ya'la).
87. ‘If the people of the Garden had traded, they would have traded in cloth.’ (Abu Yacla).
88. "Barangsiapa memberontak, mengajak baiat untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain, sementara ada seorang imam ({amir atau khalifah}) atas manusia, maka laknat Allah, para malaikat, dan seluruh manusia tertimpa atasnya, maka bunuhlah dia." (Ad-Daylami dalam at-Tarikh).
88. ‘Whoever rebels, inviting (allegiance) to himself or to another, while there is an imam {amir or khalifah) over people, then the curse of Allah, the angels and all men is upon him, so kill him.’ (Ad-Daylami in at-Tarikh).
89. "Barangsiapa mencatat sebagian ilmu atau hadits dariku, maka pahala akan terus dicatatkan baginya selama ilmu atau hadits tersebut masih ada." (Al-Hakim dalam at-Tarikh).
89. ‘Whoever records some knowledge or a hadith from me, reward will not cease being recorded for him as long as that knowledge or hadith remains.’ (Al-Hakim in at-Tarikh).
90. "Barangsiapa berjalan tanpa alas kaki dalam ketaatan kepada Allah, maka Allah tidak akan menanyainya pada Hari Kiamat tentang apa yang telah Dia wajibkan atasnya." (Diriwayatkan oleh At-Tabarani dalam al-Awsat).
90. ‘Whoever walks barefoot in obedience of Allah, then Allah will not ask him on the Day of Resurrection about what He made obligatory upon him.’ (At-Tabarani in al-Awsat).
91. "Barang siapa yang senang jika Allah menaunginya dari panasnya Jahannam, dan jika Dia menempatkannya dalam naungan-Nya, maka hendaklah ia tidak bersikap keras terhadap kaum mu'minun, dan hendaklah ia berlaku penuh kasih sayang terhadap mereka." (Ibnu Lai dalam Makarim al-Akhlaq, Abu'sh-Shaykh, dan Ibnu Hibban dalam ath-Thawab).
91. ‘Whoever it would please that Allah should shade him from the boiling of Jahannam, and that He should place him in His shade, then let him not be tough on the mu’minun, and let him be compassionate to them.’ (Ibn Lai in Makarim al-Akhlaq, Abu’sh- Shaykh, and Ibn Hibban in ath-Thawab).
92. "Barangsiapa bangun di pagi hari dengan niat taat kepada Allah, maka Allah akan mencatat untuk dia pahala harinya meskipun dia bermaksiat kepada-Nya." (Ad-Daylami).
92. ‘Whoever rises in the morning intending obedience towards Allah, Allah will record for him the reward of his day even if he disobeys Him.’ (Ad-Daylami).
93. "Tidaklah suatu kaum meninggalkan jihad, melainkan Allah akan menimpakan kepada mereka azab." (At-Tabarani dalam al-Awsat).
93. ‘A people do not abandon jihadbut that Allah will envelop them in punishment.’ (At-Tabarani in al-Awsat).
94. “Orang yang membuat-buat kedustaan tidak akan masuk Surga.” (Ad-Daylami tanpa isnad).
94. ‘One who forges a lie will not enter the Garden.’ (Ad-Daylami without an isnad).
95. ‘Janganlah kamu meremehkan seorang pun dari kaum Muslimin, karena orang kecil di antara kaum Muslimin itu, di sisi Allah, adalah besar.’ (Ad-Daylami).
95. ‘Do not despise any one of the Muslims because the small one of the Muslims is, with Allah, great.’ (Ad-Daylami).
96. "Allah berfirman, 'Jika kamu menginginkan rahmat-Ku, maka sayangilah makhluk-Ku.'" (Abu'sh-Shaykh, Ibn Hibban dan ad-Daylami).
96. ‘Allah says, “If you wish for My mercy then show mercy to My creation.’” (Abu’sh-Shaykh, Ibn Hibban and ad-Daylami).
97. Aku bertanya kepada Nabi ﷺ tentang kain sarung, lalu beliau memegang betis (otot betis)-nya. Aku berkata, "Wahai Rasulullah, tambahkanlah (panjangnya) untukku!" Beliau memegang bagian depan otot betis itu. Aku berkata, "Tambahkanlah," dan beliau bersabda, "Tidak ada kebaikan pada sesuatu yang lebih rendah dari itu." Aku berkata, "Kami binasa, wahai Rasulullah!" Beliau bersabda, "Wahai Abu Bakar, tujuanlah dan tempuhlah jalan tengah, niscaya engkau akan selamat." (Abu Nu'aim dalam Hilyat al-Awliya').
97. ‘I asked the Prophet, may Allah bless him and grant him peace, about the lower garment and he took hold of the calf muscle. I said, “Messenger of Allah, increase me!” He took hold of the forepart of the muscle. I said, “Increase me,” and he said, “There is no good in what is lower than that.” I said, “We are destroyed, Messenger of Allah!” He said, “Abu Bakr, aim for and take a middle course and you will be safe.’” (Abu Nucaym in Hilyat al-Awliya’).
98. "Telapak tanganku dan telapak tangan cAli sama dalam keadilan." (Ad-Daylami dan Ibn cAsakir).
98. ‘My palm and the palm of cAli are equal in justice.’ (Ad-Daylami and Ibn cAsakir).
99. "Janganlah engkau lalai untuk memohon perlindungan dari setan, sebab jika engkau tidak melihatnya, ia tidak lalai darimu." (Ad-Daylami, yang tidak menyebutkan rangkaian periwayatannya).
99. ‘Do not neglect to seek refuge from the shaytan, for if you do not see him, he is not unaware of you.’ (Ad-Daylami who did not quote a chain of transmission).
100. "Barangsiapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di Surga." (At-Tabarani dalam al-Awsat).
100. ‘Whoever builds a mosque for Allah, then Allah will build a house for him in the Garden.’ (At-Tabarani in al-Awsat).
101. "Barangsiapa yang telah memakan tumbuhan yang berbau busuk ini (bawang putih), maka janganlah ia mendekati masjid kami." (Diriwayatkan oleh At-Tabarani dalam al-Awsat).
101. ‘Whoever has eaten of this foul-smelling herb (garlic) then let him not approach our mosque.’ (At-Tabarani in al-Awsat).
102. Hadis tentang mengangkat kedua tangan pada takbiratul ihram, ketika ruku', ketika sujud, dan ketika bangkit. (Al-Bayhaqi dalam as-Sunan).
102. The hadith of the raising of the hands in the opening, the liowing, the prostration and the rising. (Al-Bayhaqi in as-Sunan).
103. "Bahwa beliau ﷺ memberikan seekor unta sebagai hadiah kepada Abu Jahal." (Al-Isma'ili dalam kitab Mu'jam-nya).
103. ‘That he, may Allah bless him and grant him peace, gave a camel as a gift to Abu Jahl.’ (Al-Ismacili in his Mufjarri).
104. "Memandang cAli adalah ibadah." (Ibnu 'Asakir)
104. ‘Looking at cAli is an act of worship.’8 (Ibn cAsakir).