1.26 Yang Diriwayatkan dari As-Siddiq dalam Tafsir Al-Qur'an
1.26 That Which Is Narrated From As-siddiq In Commentary On The Qur’an
Abu’l-Qasim al-Baghawi meriwayatkan bahwa Ibnu Abi Mulaykah berkata: Abu Bakar ditanya tentang suatu ayat, lalu ia berkata, “Bumi mana yang akan menampungku dan langit mana yang akan menaungiku jika aku mengatakan tentang suatu ayat dari Kitab Allah apa yang tidak dikehendaki Allah?” Abu Ubaidah meriwayatkan bahwa Ibrahim at-Taimi berkata: Abu Bakar ditanya tentang firman-Nya, Ta‘ala, {Dan buah-buahan serta rerumputan} (Qur’an 80: 31), lalu ia berkata, “Langit mana yang akan menaungiku dan bumi mana yang akan menopangku jika aku mengatakan tentang Kitab Allah apa yang tidak aku ketahui?” Al-Baihaqi dan yang lainnya meriwayatkan bahwa Abu Bakar ditanya tentang al-Kalalah, lalu ia berkata, “Aku akan menyampaikan pendapatku tentangnya. Jika benar, maka itu dari Allah, dan jika salah, maka itu dari aku dan dari setan.”
Abu’l-Qasim al-Baghawi narrated that Ibn Abi Mulaykah said: Abu bakr was asked about an ayah and he said, ‘What land would hold me or what sky would shade me if I were to say about an ayah of the Book of Allah that which Allah did not wish?’ Abu cUbaydah narrated that Ibrahim at-Taymi said: Abu Bakr was asked about His words, exalted is He, And fruits and herbage,’ (Qur’an 80: 31) and he said, ‘Which sky would shade me and what land would sustain me if I were to say about the Book of Allah that which I do not know?’ Al-Bayhaqi and others narrated that Abu Bakr was asked about al-Kalalah and he said, ‘I will say my view on it and if it is correct it is from Allah, and if it is wrong it is from me and from shaytan.
"Saya kira orang itu adalah seseorang yang tidak memiliki anak maupun orang tua (yang masih hidup untuk mewarisi darinya).” Ketika ʿUmar diangkat menjadi khalifah, ia berkata, “Aku malu untuk menolak sesuatu yang telah dikatakan oleh Abu Bakar.” Abu Nuʿaym meriwayatkan dalam al-Hilyah bahwa al-Aswad bin Hilal berkata:
I think that it is the one who has no child nor parent (surviving to inherit from him).’ When cUmar was appointed khalifah he said, ‘I am shy of rejecting something which Abu Bakr said.’ Abu Nucaym narrated in al-Hilyah that al-Aswad ibn Hilal said:
8 Karena orang yang berakal memahami kebesaran Sang Pencipta dari pandangannya terhadap ciptaan-Nya. Dan Allah lebih mengetahui.
8 Since the intelligent man derives from his glance at the creation, the greatness of the Creator. And Allah knows best.
Abu Bakr berkata kepada para sahabatnya, "Apa pendapat kalian tentang dua ayat ini, 'Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah," kemudian mereka istiqamah, ...' (Al-Qur'an 41: 30) dan 'Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman ...'? (Al-Qur'an 6: 82)." Mereka menjawab, "Maka mereka istiqamah dan tidak melakukan perbuatan salah, dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kesesatan." Abu Bakr berkata, "Kalian telah membuatnya memuat makna yang tidak dapat dimuatnya." Kemudian ia berkata, "Mereka berkata, 'Tuhan kami adalah Allah,' lalu mereka istiqamah, sehingga mereka tidak condong kepada tuhan selain Dia dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan syirik (menyekutukan sesuatu dengan Dia)." Ibnu Jarir meriwayatkan bahwa 'Amir bin Sa'd al-Bajali menyampaikan dari Abu Bakr ash-Shiddiq tentang firman-Nya, Yang Maha Tinggi, "Bagi orang-orang yang berbuat baik ada pahala yang terbaik dan tambahan," (Al-Qur'an 10: 26) bahwa ia berkata, "Memandang wajah Allah, Yang Maha Tinggi." Ibnu Jarir meriwayatkan bahwa Abu Bakr berkata tentang firman-Nya, Yang Maha Tinggi, "Sesungguhnya orang-orang yang berkata, 'Tuhan kami adalah Allah,' kemudian mereka istiqamah, ..." (Al-Qur'an 41: 30), bahwa ia berkata, "Orang-orang telah mengucapkannya. Maka siapa pun yang wafat dalam keadaan demikian termasuk orang-orang yang istiqamah."
Abu Bakr said to his companions, ‘What do you say about these two ay at, “Truly, the ones who say, ‘Our Lord is Allah’, and then go straight, ...” (Qur’an 41: 30) and “And the ones who believe and do not clothe their belief in wrongdoing ...”? (Qur’an 6: 82).’ They said, ‘Then they go straight and do not do wrong actions and do not clothe their belief in error.’ He said, ‘You have made it to carry a meaning which it cannot carry.’ Then he said, ‘They say, “Our Lord is Allah,” and then they go straight, so they do not incline towards a god other than Him and do not clothe their belief in shirk (associating others as partners with Him).” Ibn Jarir narrated that cAmir ibn Sacd al-Bajili related from Abu Bakr as-Siddiq about His words, exalted is He, ‘For the ones who do excellently well there is the very best and morel (Qur’an 10: 26) that he said, ‘Gazing on the face of Allah, exalted is He.’ Ibn Jarir narrated that Abu Bakr said about His words, exalted is He, ‘Truly the ones who say, “Our Lord is Allah,” and then go straight, ...’ (Qur’an 41: 30), that he said, ‘People have said it. So whoever dies upon that is of those who go straight.’