Mazhab Ats-Tsauri
The Thawree Madh-hab
Pendiri: Imam Ath-Thawri (719-777 M)
The Founder: Imaam Ath-thawree (719-777 Ce)
Imam Sufyan ats-Tsauri lahir di Kufah pada tahun 719 M, dan setelah mempelajari Hadis dan Fikih secara mendalam, ia menjadi ulama Fikih utama dari mazhab Hadis di Kufah. Ia memiliki pandangan yang serupa dengan pandangan sezamannya, Abu Hanifah, namun ia menentang penggunaan Qiyas dan Istihsan oleh Abu Hanifah.
Imaam Sufyaan ath-Thawree was born in Kufah in the year 719 CE, and after an extensive study of Hadeeth and Fiqh became the main Fiqh scholar of the Hadeeth school in Kufah. He held similar views to those of his contemporary, Abu Haneefah, however he opposed the latter’s use of Qiyaas and Istihsaan.
Terjadi serangkaian bentrokan antara Imam Sufyan dan para pejabat negara ‘Abbasiyah karena sikapnya yang lantang serta penolakannya untuk mendukung kebijakan negara yang bertentangan dengan syariat. Khalifah al-Manshur (memerintah 759-744 M) mengirim surat kepada Imam ats-Tsauri yang meminta beliau menerima jabatan Qadhi Kufah dengan syarat tidak membuat keputusan atau hukum apa pun yang bertentangan dengan kebijakan negara. Setelah menerima surat itu, Sufyan merobeknya dan membuangnya ke sungai Tigris dengan penuh rasa muak. Akibatnya, beliau terpaksa menghentikan pengajarannya dan melarikan diri demi menyelamatkan nyawanya. Beliau tetap bersembunyi hingga wafat pada tahun 777 M.