Kaum Lut (kaum homoseksual)
Lut's people (homosexuals)
Adapun kaum Lut, Allah ~ menyebutkan tingkat gairah mereka, dengan firman-Nya: ( Penduduk kota datang dengan gembira (mendengar kedatangan para pemuda itu). Lut berkata: "Sesungguhnya mereka ini adalah tamuku, maka janganlah kamu mempermalukan aku. Bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menghinakan aku." Mereka berkata: "Bukankah kami telah melarangmu dari (menjamu) seseorang dari 'Alamin (manusia, orang asing dan pendatang dari kami)?" Lut berkata: "Mereka inilah putri-putriku (untuk dinikahi secara halal) jika kamu memang harus berbuat demikian." Sesungguhnya, demi umurmu (wahai Muhammad ﷺ), mereka terombang-ambing dalam kemabukan liar mereka (mabuk oleh nafsu mereka yang haram).) Orang-orang ini dibutakan oleh keinginan mereka yang haram, dan gairah mereka membuat mereka melupakan bahayanya. Ini adalah kondisi yang beracun dan melumpuhkan, yang telah membuat semua tabib kewalahan dalam pengobatannya. Ketika keadaan batin ini melekat di dalam hati, gairahnya yang membakar menguasainya hingga sepenuhnya mendominasi hati tersebut.
As for Lut' s people, Allah ~ mentioned the degree of their passion, saying: ( The inhabitants of the city came rejoicing (at the news of the young men's arrival). Lut said: "Verily, these are my guests, so do not shame me. Fear Allah, and do not disgrace me." They said: "Did we not forbid you from entertaining any of the 'Alamin (people, foreigners and strangers from us)?" Lut said: "These are my daughters (to marry lawfully) if you must act so." Verily, by your life (0 Muhammad ii) they were wandering blindly in their wild intoxication (intoxicated by their unlawful passion).) 1 These people were blinded by their illegal desire, and their passion made them forget its harm. This is a poisonous and crippling condition which has exhausted all doctors in its treatment. When this state of mind becomes attached to the heart, its burning passion takes control to completely dominate it.
1 Surat Al-Hjir, Verses 67-72.