Beribadah kepada Allah semata
Worshipping Allah• Alone
Allah ~ mengutus para Rasul-Nya, menurunkan Wahyu-Nya, dan menciptakan langit dan bumi agar disembah hanya oleh-Nya semata. Allah ~ menghendaki agar semua ketaatan dan seruan ibadah diarahkan kepada-Nya, karena Dia ~ adalah Tuhan Yang Esa, Yang memiliki segala sesuatu. Allah ~ telah berfirman: (Aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku (semata)) 1 (Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya kecuali dengan kebenaran)2 (Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku di antara langit dan bumi itu, agar kamu mengetahui bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya meliputi segala sesuatu.) 3 (Allah telah menjadikan Ka'bah, Baitul Haram, sebagai tempat yang aman bagi manusia, demikian pula bulan Haram, hewan-hewan hadyu, dan hewan-hewan qalaid. Yang demikian itu agar kamu mengetahui bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.)4 Maka Allah ~ telah memberitahukan kepada kita bahwa tujuan penciptaan dan perintah-Nya adalah agar Dia dikenal melalui Nama-nama dan Sifat-sifat-Nya, dan agar Dia, hanya Dia, disembah tanpa menyekutukan sesuatu pun dengan-Nya. Dia ~ menghendaki agar manusia berlaku adil di antara sesama, karena keadilan inilah yang menjadi dasar tegaknya langit dan bumi; Dia ~ berfirman: (Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata, dan telah Kami turunkan bersama mereka Kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat melaksanakan keadilan) 5 Contoh keadilan yang tertinggi adalah tauhid (beribadah kepada Allah semata), sedangkan kezaliman yang paling besar adalah syirik, yang merupakan dosa besar terbesar. Hendaknya seseorang merenungkan landasan ini dengan baik dan mengetahui perinciannya, agar memperoleh hikmah dari Hakim Yang Maha Bijaksana (Allah ~) dalam segala yang Dia perintahkan untuk dikerjakan serta segala yang Dia larang. Dasar Syirik (politeisme) tentu saja berlawanan dengan Tauhid (monoteisme), dan oleh karena itu Syirik didefinisikan sebagai dosa besar yang paling besar. Akibatnya, Allah ~ telah mengharamkan setiap orang musyrik untuk masuk Surga. Dia ~ telah menghalalkan bagi kaum Muslimin darah, harta, dan keluarga orang musyrik, dan mereka bahkan boleh dijadikan budak. Hal ini karena mereka telah menolak Perintah Allah ~ untuk beribadah kepada-Nya semata. Dia ~ tidak menerima amal perbuatan orang-orang musyrik, dan tidak pula menerima syafaat dari mereka. Dia ~ tidak akan mengabulkan doa-doa mereka di Akhirat, karena mereka adalah orang-orang yang paling bodoh terhadap-Nya ~, sebab mereka menyekutukan-Nya, yang merupakan perbuatan kezaliman terburuk dari pihak mereka, meskipun sebenarnya mereka hanya berbuat zalim terhadap diri mereka sendiri.
Allah ~ sent His Messengers, sent down His Revelation, and created the heavens and the earth in order to be worshipped, Alone. Allah ~ wants all obedience and invitations of worship to be directed to Hirn ~. as He ~ is the One God, Who owns all things. Allah ~ has said: (I (Allah) did not create the jinn and mankind except that they should worship Me (Alone)) 1 (We did not create the heavens and the earth and all that is between them except with the truth)2 (It is Allah Who has created seven heavens and of the earth the like thereof. His Command descends between them, that you may know that Allah has power over all things, and that Allah surrounds all things in (His) Knowledge.) 3 ( Allah has made the Ka'bah, the Sacred House, an asylum of security and benefits for mankind, and also the Sacred Month and the animals of offerings and the garlanded, that you may know that Allah has knowledge of all that is in the heavens and that is in the earth; and Allah is the All-Knower of all things.)4 So Allah ~ has informed us that the purpose of His Creation and Command is: that He should be known through His Names and Attributes, and that He, Alone, should be worshipped, without associating any partner with Him. He ~ wants people to act fairly among themselves, as this fairness is the justice upon which the heavens and the earth were established; He ~ said: (Indeed, We have sent Our Messengers with clear proofs, and revealed with them the Scripture and the Balance Gustice) that mankind may keep up justice) 5 The highest example of justice is Monotheism (Worshipping Allah, Alone), while the greatest act of injustice is polytheism, being the greatest of the major sms. One should reflect well on this foundation, and know its details , in order to learn the wisdom of the Best of Judges (Allah ~ ), in everything that He has Commanded to do as well as everything He forbade. The basis of Shirk (polytheism) is certainly the opposite of Tawhid (Monotheism), and therefore Shirk is defined as the greatest of the major sins. Consequently, Allah ~ has forbidden the entry of every polytheist to Paradise. He ~ has legalised, for the Muslims, the blood, property and family of a polytheist, and they may even be taken as slaves. This is because they have rejected the Command of Allah ~ to worship Him, Alone. He ~ does not accept any of the deeds of polytheists, nor does He accept any intercession from them. He ~ will not answer their supplications in the Hereafter, because they were the most ignorant of Him ~' as they associated partners with Him, which was the worst act of injustice on their part, even though they were simply acting unjustly towards themselves.
1 Surat Adh-Dhariyat, Ayat 56. 2 Surat Al-Hijr, Ayat 85. 3 Surat at-Talaq, Ayat 12. 4 Surat Al-Ma'idah, Ayat 97. 5 Surat Al-Hadid, Ayat 25.
I Surat Adh-Dhariyat, Verse 56. 2 Surat Al-Hijr, Verse 85. 3 Surat at-Talaq, Verse 12. 4 Surat Al-Ma'idah, Verse 97. 5 Surat Al-Hadid, Verse 25 .