Kemusyrikan dalam bersumpah
Polytheism in taking oaths
Termasuk perbuatan syirik bersumpah dengan selain Allah ~. Abdullah bin 'Umar ~ berkata: "Janganlah bersumpah dengan selain Allah, karena aku pernah mendengar Nabi ﷺ bersabda: 'Barang siapa bersumpah dengan selain Allah, maka sungguh ia telah kafir (atau telah menyekutukan Allah).'"7 Juga termasuk ungkapan syirik ketika seseorang berkata kepada orang lain: "Apa yang Allah kehendaki dan apa yang engkau kehendaki." Diriwayatkan bahwa seorang laki-laki mengucapkan ungkapan serupa kepada Nabi ﷺ, lalu beliau ﷺ berkata kepadanya: "Apakah engkau telah menjadikan aku sekutu bagi Allah?" Yang seharusnya engkau ucapkan: "Apa yang Allah kehendaki saja." Segala sesuatu di alam semesta ini berjalan sesuai dengan kehendak Allah ~, meskipun Allah berfirman dalam Al-Qur'an: {Bagi siapa di antara kalian yang ingin menempuh jalan yang lurus.}8 Ada ungkapan-ungkapan syirik lainnya, seperti: "Aku bersandar kepada Allah dan kepadamu." "Aku tidak punya siapa-siapa selain Allah dan engkau." "Ini adalah termasuk nikmat Allah dan nikmatmu." "Aku punya Allah di langit dan aku punya engkau di bumi." "Demi Allah dan demi hidup si fulan ..." "Aku bersumpah dengan Allah dan si fulan ..." "Aku memohon kepada Allah dan si fulan ..." Diketahui bahwa semua bentuk ibadah, seperti: tawakal, takut, kebaikan, taubat, bersumpah, sujud, ruku', bertasbih, bertahlil, memuji, dan memohon ampunan, adalah hak Allah yang hanya Dia semata yang berhak untuk disembah dan dimohon oleh hamba-hamba-Nya, dalam hal apa pun. Seorang laki-laki pernah dibawa menghadap Nabi ﷺ setelah ia melakukan dosa, dan ketika ia berdiri di hadapan Nabi ﷺ, ia berkata: "Ya Allah, aku bertaubat kepada-Mu, dan bukan kepada Muhammad." Nabi ﷺ bersabda: "Allah ~ telah menjadikan kebenaran itu diketahui oleh orang-orang ini."1
It is an act of polytheism to swear by others, besides Allah ~. Abdullah bin 'Umar ~ said: "Do not swear by anything besides Allah, for I have heard the Prophet say: ' He who swears by anything beside Allah is guilty of an act of disbelief ( or of associating something with Allah). "'7 It is al so an expression of polytheism when one person says to another: "What Allah wills and what you will." It was reported that a man said a similar expression to the Prophet ~' and so he ~ told him: "Have you made me a partner of Allah?" You should say: "What Allah wills, Alone. " Everything in this universe operates according to the Will of Allah ~ ' even though Allah has said in the Qur' an: ( To whomsoever among you who wills to walk straight.) 8 There are other expressions of polytheism, such as: "I rely on Allah and on you." "I have none but Allah and you. " "This is of the Blessings of Allah and your blessings." "I have Allah in the heavens and I have you on earth." "By Allah and the life of so and so ... " "I swear by Allah and so and so . .. " "I ask Allah and so and so ... " It is known that all such acts of worship, such as: reliance , fear, righteousness, repentance , taking oaths, prostration, bowing, making tas beeh , making tahleel, praising, and seeking forgiveness , are the Rights of Allah, Who, Alone , should be worshipped and sought, for anything, by His Servants. A man was brought to the Prophet ~' after he had committed a sin, and when he stood before the Prophet ~ ' he said: "O Allah, I repent to you, and not to Muhammad." The Prophet ~ said: " Allah ~ has made the truth known to these people." 1
Syirik dalam kehendak dan niat manusia
Polytheism in people's will and intentions
Ini adalah contoh yang tidak terbatas, seperti lautan yang tidak bertepi; dan hanya sedikit orang yang selamat darinya. Barangsiapa dalam amalnya mencari selain Wajah Allah ~ , dan menginginkan sesuatu yang lain, selain mendekatkan diri kepada Allah dan memohon Pahala-Nya, maka ia telah melakukan perbuatan syirik kepada Tuhannya, dalam niat dan kehendaknya. Keikhlasan dalam ibadah berarti seseorang hendaknya menjadikan ucapan, niat dan amalnya semata-mata karena Allah ~ . Itulah agama Ibrahim ~I yang murni, dan satu-satunya agama yang diterima Allah ~ dari hamba-hamba-Nya; sebab Dia ~ berfirman: ( Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima darinya, dan di akhirat ia termasuk orang-orang yang merugi.) 2
This is an example which has no limit, like a sea which has no shore ; and only a few people are safe from it. Whoever seeks, in his/her action, other than the Face of Allah ~ . and intends anything else, apart from getting closer to Allah and asking His Reward, has committed an act of polytheism towards his Lord, in his/her intention and will. Sincerity in worship means that a person should make his/her words, intentions and actions sincerely for Allah ~ - It is the pure religion of Ibrahim ~I and the only religion accepted by Allah ~ from His Servants; for He ~ said: ( Whoever seeks a religion other than Islam, it will never be accepted of him, and in the Hereafter he will be one of the losers.) 2
7 Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dalam "Kitab Sumpah", bab 9; An-Nasa'i dalam "Kitab Sumpah", bab 4; Ibnu Majah dalam "Kitab Kafarat", bab 2. 8 Surat At-Takwir, ayat 28. 1 Diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad-nya (3/435). 2 Surat Ali 'Imran, ayat 85.
7 Recorded by At-Tirmidhi in the " Book of Oaths", chapter 9; An-Nassai in the " Book of Oaths", chapter 4; lbn Maajah in the "Book of Expiations" chapter 2. 8 Surat at-Takweer, Verse 28. I Recorded by Ahmad in his Musnad (3 1 435). 2 Surat Al- ' lmran, Verse 85.