Semangatnya untuk Belajar dan Kesungguhannya dalam Menuntut Ilmu
His Eagerness To Learn And His Single-minded Pursuit Of Knowledge
Ibnu Hanbal, semoga Allah meridainya, menempuh perjalanan jauh untuk mencari hadis dan menghabiskan waktu yang lama untuk memperolehnya, serta tidak membiarkan dirinya teralihkan oleh mencari nafkah atau mencari istri hingga ia mencapai apa yang menjadi tujuannya. 7.1
Ibn Ḥanbal, may God be pleased with him, traveled great distances in search of Hadith and spent a long time acquiring it, and did not permit himself to be distracted by earning a living or seeking a wife until he had achieved what he set out to do. 7.1
[Aḥmad:] Saya tidak menikah sampai saya lewat usia empat puluh. 7.2
[Aḥmad:] I didn’t marry until I was past forty. 7.2
[Aḥmad al-Dawraqī:] Saya mendengar Aḥmad ibn Ḥanbal berkata, "Kami telah menulis enam atau tujuh riwayat dari sebuah hadis dan bahkan dengan itu kami tidak merasa yakin akan sanadnya. Lalu bagaimana seseorang bisa merasa yakin akan sebuah riwayat yang hanya pernah ia tulis sekali?" atau dengan redaksi yang semakna. 7.3
[Aḥmad al-Dawraqī:] I heard Aḥmad ibn Ḥanbal say, “We’ve written down six or seven versions of a Hadith and even then didn’t feel sure of its provenance. So how can someone feel sure of a report they’ve written only once?” or words to that effect. 7.3
[Ṣāliḥ:] Aku mendengar ayahku berkata, “Aku telah menuliskan satu juta riwayat hadis dengan tulisan tanganku sendiri, tidak termasuk yang dituliskan untukku.” 7.4
[Ṣāliḥ:] I heard my father say, “I’ve written down a million Hadith reports in my own writing, not counting the ones written down for me.” 7.4