Jumlah Anak-Anaknya
The Number Of His Children
Kami telah menyebutkan bahwa Ṣāliḥ dilahirkan dari seorang ibu, dan ʿAbd Allāh dari ibu yang lain, dan Ḥusn budak perempuan melahirkan baginya al-Ḥasan dan al-Ḥusayn, kemudian anak ketiga yang juga bernama al-Ḥasan, lalu Muḥammad, Saʿīd, dan Zaynab, yang dijuluki Umm ʿAlī. 64.1
We have already mentioned that Ṣāliḥ was born to one mother and ʿAbd Allāh to another, and that Ḥusn the slave bore him al-Ḥasan and al-Ḥusayn, then a third child also named al-Ḥasan, then Muḥammad, Saʿīd, and Zaynab, who was called Umm ʿAlī. 64.1
[Ṣāliḥ:] Ayahku pernah mulai meminta maaf kepadaku atas nama Ḥasan dan Saʿīd, dengan berkata, “Setiap jiwa yang mengakui Tuhan sebagai Rabb-nya pasti harus dilahirkan cepat atau lambat.”325 64.2
[Ṣāliḥ:] My father once started apologizing to me for Ḥasan and Saʿīd, saying, “Every soul that acknowledged God as his Lord has to be born sooner or later.”325 64.2
[ʿAbd Allāh:] Ketika salah satu bayi lahir, ʿAbd al-Aʿlā memberiku sebuah catatan ucapan selamat untuk disampaikan kepada ayahku. Namun ayahku melemparkannya begitu saja sambil berkata, "Tidak ada ulama yang akan menulis catatan seperti itu, begitu pula tidak ada ahli hadis. Itu hanya pantas datang dari seorang juru tulis!" 64.3