5.17 Kembali kepada Kebajikan Dijanjikan
5.17 Cycling Back To Virtue Is Promised
Dalam sebuah hadis yang eksplisit tentang bentuk-bentuk pemerintahan yang akan dialami umat Islam, Ḥudhayfah ibn al-Yamān meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Kenabian akan tetap ada di antara kalian selama Allah menghendaki. Kemudian Allah akan mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya, dan akan ada khilafah di atas manhaj kenabian. Ia akan berlangsung selama Allah menghendaki ia berlangsung, kemudian Allah akan mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian akan ada kerajaan yang langgeng, dan ia akan tetap ada selama Allah menghendaki ia tetap ada. Kemudian Allah akan mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan yang memaksa, dan ia akan tetap ada selama Allah menghendaki ia tetap ada. Kemudian Dia akan mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya, dan kemudian akan ada khilafah di atas manhaj kenabian."304
In an explicit hadith about the forms of governance the Muslim nation would experience, Ḥudhayfah ibn al-Yamān reported that the Prophet صلى الله عليه وسلم said, “Prophethood will remain amongst you for as long as Allah wishes. Then Allah will remove it whenever He wishes to remove it, and there will be a caliphate upon the prophetic methodology. It will last for as long as Allah wishes it to last, then Allah will remove it whenever He wishes to remove it. Then there will be an abiding dynasty, and it will remain for as long as Allah wishes it to remain. Then Allah will remove it whenever He wishes to remove it. Then there will be forceful monarchy, and it will remain for as long as Allah wishes it to remain. Then He will remove it whenever He wishes to remove it, and then there will be a caliphate upon the prophetic methodology.”304