5.19 Kencan Takdir Umm Ḥarām
5.19 Umm Ḥarām’s Date With Destiny
Ummu Harām binti Milhān mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, “Pasukan pertama dari umatku yang mengarungi lautan telah menjamin diri mereka [masuk surga].” Ummu Harām bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah aku termasuk di antara mereka?” Beliau ﷺ menjawab, “Engkau termasuk di antara mereka.” Kemudian beliau ﷺ bersabda, “Pasukan pertama dari umatku yang berperang menuju Kota Kaisar (Konstantinopel) akan diampuni.” Ia bertanya, “Apakah aku termasuk di antara mereka, wahai Rasulullah?” Beliau ﷺ menjawab, “Tidak.”306 Pada masa pemerintahan Mu‘āwiyah, Ummu Harām ikut dalam armada laut Muslim pertama bersama suaminya, dan wafat ketika terjatuh dari tunggangannya di wilayah musuh.307
Umm Ḥarām bint Malḥān heard the Messenger of Allah صلى الله عليه وسلم say, “The first army from my nation to ride the sea have guaranteed themselves [Paradise].” Umm Ḥarām said, “O Messenger of Allah, will I be among them?” He said, “You will be among them.” Later, he صلى الله عليه وسلم said, “The first army from my nation to march in battle to the City of Caesar (Constantinople) will be forgiven.” She said, “Will I be among them, O Messenger of Allah?” He said, “No.”306 During the reign of Mu‘āwiyah , Umm Ḥarām rode in the first Muslim naval fleet, accompanying her husband, and died upon falling off her mount in enemy lands.307