Q 128: Apa dalil dari Sunnah Nabawiyyah yang menunjukkan bahwa telaga (al-Hawdh) itu ada?
Q 128: What is the textual proof from the Prophetic Sunnah that the Cistern exists?
Banyak sekali hadis yang berkaitan dengan hal ini. Yang paling utama di antaranya adalah:
A ---There so many Hadiths pertaining to this. Foremost among which are:
Diriwayatkan dari 'Uqbah bin 'Amir (semoga Allah meridhainya): Suatu hari Nabi ﷺ keluar dan menshalatkan para syuhada Uhud, kemudian beliau naik ke mimbar dan bersabda: "Aku akan mendahului kalian dan akan menjadi saksi atas kalian. Demi Allah! Sekarang aku melihat telagaku (Kautsar), dan aku telah diberi kunci-kunci perbendaharaan bumi (atau kunci-kunci bumi). Demi Allah! Aku tidak khawatir kalian akan menyekutukan Allah setelah wafatku, tetapi aku khawatir kalian akan saling berperang memperebutkan dunia."(Sahih Bukhari)
Narrated 'Uqbah Ibn 'Amir (May Allah be pleased with him): One day the Prophet (Peace be upon him) went out and offered the funeral prayers of the martyrs of Uhud and then went up the pulpit and said: "I will pave the way for you as your predecessor and will be a witness on you. By Allah! I see my Fount (Kauthar) just now and I have been given the keys of all the treasures of the earth (or the keys of the earth). By Allah! I am not afraid that you will worship others along with Allah after my death, but I am afraid that you will fight with one another for the worldly things.”(Sahih Bukhari)
Abu Hurairah (semoga Allah meridainya) meriwayatkan: Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda: "Telaga-Ku dimensinya lebih luas daripada jarak antara Aila (Yerusalem) dan Aden, airnya lebih putih daripada salju dan lebih manis daripada madu yang dicampur dengan susu, dan cangkirnya lebih banyak daripada jumlah bintang-bintang. Sesungguhnya Aku akan menghalau orang-orang (yang tidak beriman) dari sana sebagaimana seseorang menghalau unta-unta milik orang lain dari sumurnya." Mereka bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah engkau akan mengenali kami pada hari itu?" Beliau menjawab: "Ya, kalian memiliki tanda-tanda khusus yang tidak dimiliki oleh umat-umat lain (selain kalian). Kalian akan datang kepadaku dengan dahi yang bercahaya, tangan dan kaki yang bersinar karena bekas wudhu."" (Sahih Bukhari)
Abu Hurairah (May Allah be pleased with him) reported: Verily Allah's Messenger (Peace be upon him) said: My Cistern has its dimensions wider than the distance between Aila (Jerusalem) and Aden, and its water is whiter than ice and sweeter than the honeydiluted with milk, and its cups are more numerous than the numbers of the stars. Verily I shall prevent the (faithless) people there from just as a man prevents the camels of the people from his fountain. They said: Messenger of Allah, will you recognize us on that day? He said: Yes, you will have distinctive marks which nobody among the peoples (except you) will have,' you would come to me with blazing forehead and bright hands and feet on account of the traces of ablution." (Sahih Bukhari)
Diriwayatkan dari Anas (semoga Allah meridainya): Ketika Nabi ﷺ diperjalankan naik ke langit. Beliau ﷺ bersabda (setelah kembali), "Aku sampai di sebuah sungai (di Surga) yang tepiannya terbuat dari kemah-kemah berongga dari mutiara. Aku bertanya kepada Gabriel, 'Apakah ini (sungai) itu?' Ia menjawab, 'Ini adalah Kautsar.'" (Sahih Bukhari)
Narrated Anas (May Allah be pleased with him): When the Prophet (Peace be upon him) was made to ascend to the heavens. He (Peace be upon him) said (after his return), "I came upon a river (in Paradise) the banks of which were made of tents of hollow pearls. I asked Jibril (Gabriel), 'What is this (river)?' He replied, "This is the Kauthar.” (Sahih Bukhari)
Referensi: 200 FAQ tentang Keyakinan Muslim - Syekh Hafiz bin Ahmad Al Hakami
Reference: 200 FAQ On Muslims Belief - Shiekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami