Q 167: Apa arti "Kufr Nifaq"?
Q 167: What does "Kufr Nifaq" mean?
A--- Ini berarti kekafiran orang-orang munafik, yaitu mereka yang menyatakan beriman namun menyembunyikan kekafiran mereka untuk menipu kaum Muslimin. Golongan ini termasuk orang-orang seperti Ubay bin Salul dan kelompoknya; Allah Yang Maha Tinggi berfirman tentang mereka: {Dan di antara manusia ada yang berkata (munafik)
A--- This means the disbelief of the hypocrites who declare belief and conceal their disbelief to deceive the Muslims. This category includes people such as Ubaiy Ibn Salul and his party; Allah the Almighty says pertaining to them: {And of mankind there are some (hypocrites)
Di antara manusia ada yang berkata: "Kami beriman kepada Allah dan Hari Akhir," padahal sebenarnya mereka itu tidak beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya! Dalam hati mereka ada penyakit (keraguan dan kemunafikan), dan Allah menambah penyakit mereka. Bagi mereka azab yang pedih disebabkan mereka selalu berdusta. Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Janganlah membuat kerusakan di muka bumi!" mereka menjawab: "Sesungguhnya kami hanyalah orang-orang yang mengadakan perbaikan." Ketahuilah! Sesungguhnya merekalah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadarinya. Dan apabila dikatakan kepada mereka (orang-orang munafik): "Berimanlah sebagaimana orang-orang (pengikut Muhammad ﷺ, kaum Anshar dan kaum Muhajirin) telah beriman," mereka berkata: "Apakah kami akan beriman sebagaimana orang-orang bodoh itu telah beriman?" Ketahuilah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak mengetahui. Dan apabila mereka bertemu dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata: "Kami telah beriman," tetapi apabila mereka kembali kepada setan-setan mereka (orang-orang musyrik, orang-orang munafik), mereka berkata: "Sesungguhnya kami bersama kalian; kami hanyalah mengolok-olok." Allah akan membalas olok-olok mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka. Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka perniagaan mereka tidak mendatangkan keuntungan, dan mereka tidak mendapat petunjuk. Perumpamaan mereka seperti orang yang menyalakan api, maka setelah api itu menerangi sekelilingnya, Allah lenyapkan cahaya mereka dan membiarkan mereka dalam kegelapan (sehingga mereka tidak dapat melihat). (Maka)