Q 214: Apa dalil bahwa Abu Bakr (Semoga Allah meridhainya) berhak atas Khilafah dan menjadi pengganti Rasulullah ﷺ?
Q 214: What is the proof that Abu Bakr (May Allah be pleased with him) has the right to the Caliphate and being a successor to Allah's Messenger?
A--- Diriwayatkan dari Jubair bin Mut'im (semoga Allah meridainya): Seorang wanita datang kepada Nabi ﷺ, lalu beliau memerintahkannya untuk kembali lagi kepada beliau nanti. Wanita itu berkata: "Bagaimana jika aku datang dan tidak mendapati engkau?" seolah-olah yang ia maksud adalah, "Bagaimana jika aku mendapati engkau sudah wafat?" Nabi ﷺ bersabda: "Jika engkau tidak mendapati aku, datanglah kepada Abu Bakar." (HR. Bukhari dan Muslim)
A--- Narrated Jubair Ibn Mut'im (May Allah be pleased with him): A woman came to the Prophet (Peace be upon him), he ordered her to come back to him later. She said: "What if I came and did not find you?” as if she wanted to say, "If I found you dead?" The Prophet said: "If you should not find me, go to Abu Bakr.” (Bukhari and Muslim)
"Aisyah (semoga Allah meridhainya) meriwayatkan: Rasulullah ﷺ bersabda kepadaku: "Panggillah kepadaku ayahmu dan saudaramu, aku ingin menuliskan sesuatu, karena aku khawatir ada seseorang yang berharap-harap (akan kekhalifahan), atau ada yang berkata: aku lebih berhak (daripada orang lain), padahal Allah dan orang-orang beriman tidak menghendaki selain Abu Bakar."" (Sahih Bukhari)
'A'ishah (May Allah be pleased with her) narrated: Allah's Messenger (Peace be upon him) said to me: "Call unto me your father and brother, I want to get something written, for I fear someone to wish for it (the Caliphate), or someone else says: I deserve it (more than anyone else), but Allah and the Believers wish no one but Abu Bakr.” (Sahih Bukhari)
Abu Musa (Semoga Allah meridhainya) meriwayatkan: Ketika Rasulullah ﷺ sakit dan sakitnya semakin parah, beliau memerintahkan Abu Bakar untuk mengimami shalat bersama orang-orang... ". "Maka, Abu Bakar mengimami shalat (selama masa sakit ini) pada masa hidup Rasulullah ﷺ." (Bukhari dan Muslim)
Abu Musa (May Allah be pleased with him) reported: When the Messenger of Allah (Peace be upon him) became ill and his illness became serious he ordered Abu Bakr to lead the people in prayer... ". "So, Abu Bakr led the prayer (during this period of illness) in the life of the Messenger of Allah (Peace be upon him).”(Bukhari and Muslim)
Selain itu, seluruh sahabat Nabi ﷺ dari kalangan Muhajirin dan Anshar membaiat Abu Bakar, dan tidak ada seorang pun yang menentangnya.
Besides, all companions of the Prophet (Peace be upon him) from among the Muhajirun and the Ansar paid homage to Abu Bakr and none contested thereto.
Referensi: 200 FAQ tentang Keyakinan Muslim - Syekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami
Reference: 200 FAQ On Muslims Belief - Shiekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami