Q 192: Kapan taubat tidak lagi berlaku bagi setiap manusia?
Q 192: When does repentance cease pertaining to each human being?
A ---Allah Yang Maha Kuasa berfirman: {Sesungguhnya taubat yang diterima oleh Allah hanyalah taubat dari orang-orang yang melakukan kejahatan karena kebodohan, kemudian mereka bertaubat dengan segera. Mereka itulah yang diterima taubatnya oleh Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana}. (An-Nisa': 17)
A ---Allah the Almighty says: {Allah accepts only the repentance of those who do evil in ignorance and foolishness and repent soon afterwards, it is they whom Allah will forgive and Allah is Ever AllKnower, All-Wise}. (An-Nisa', 17)
Para Sahabat Nabi ﷺ sepakat secara bulat bahwa setiap perbuatan yang dilakukan dalam kemaksiatan kepada Allah adalah perbuatan jahiliyah, baik dilakukan dengan sengaja maupun tidak.
Companions of the Prophet (Peace be upon him) unanimously agreed on that everything that is done in disobedience of Allah, is an act of ignorance whether it be on purpose or not.
Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama ia belum mengalami sakaratul maut." (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah) Hal ini ditegaskan dalam banyak hadits. Namun, apabila seorang hamba telah melihat Malaikat Maut, nyawanya telah terjepit di dadanya, dan telah sampai di tenggorokannya, serta ia telah menyaksikan sakaratul maut, maka pada saat itu taubat tidak akan diterima dan tidak ada jalan untuk melarikan diri. {Dan mereka berteriak minta tolong ketika sudah tidak ada lagi waktu untuk melarikan diri}. (QS. Shad: 3)
Allah's Messenger (Peace be upon him) says: "Verily, Allah accepts the repentance of the slave till he experiences the death agony." (Ahmed, AtTirmidhi and Ibn Majah) This is affirmed in so many Hadiths. But, if the slave saw the Angel of Death, his soul swaged in his chest, and it reached the throat and he witnessed the agony of death, upon that no repentance would be accepted and there would not be any way to run. {And they cried out when there was no longer time for escape}. (Sad, 3)
Allah Yang Maha Kuasa berfirman: {Dan tidaklah diterima taubat orang-orang yang melakukan kejahatan hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, barulah ia berkata: "Sesungguhnya saya bertaubat sekarang", dan tidak pula diterima taubat orang-orang yang mati dalam keadaan kafir. Bagi mereka telah Kami sediakan azab yang pedih}. (An-Nisa', 18)
Allah the Almighty says: {And of no effect is the repentance of those who continue to do evil deeds until death faces one of them and he says: "Now I repent;” nor of those who die while they are disbelievers. For them We have prepared a painful torment}. (AnNisa', 18)
Referensi: 200 FAQ tentang Keyakinan Muslim - Syekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami
Reference: 200 FAQ On Muslims Belief - Shiekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami