Q 186: Apa hukum yang berkaitan dengan 'Ain (pandangan yang membawa celaka)?
Q 186: What is the ruling pertaining to the Evil Eye?
A--- Rasulullah ﷺ bersabda: "Pengaruh 'ain (mata jahat) adalah suatu kenyataan." (HR. Bukhari dan Muslim)
A--- Allah's Messenger (Peace be upon him) says: "The effect of an evil eye is a fact.” (Bukhari and Muslim)
Diriwayatkan dari Ummu Salamah (semoga Allah meridhainya): Bahwa Nabi ﷺ melihat di rumahnya seorang gadis yang wajahnya terdapat bintik hitam. Beliau bersabda, "Dia terkena 'ain (pandangan mata jahat), maka obatilah dengan ruqyah." (HR. Bukhari dan Muslim)
Narrated Umm. Salamah (May Allah be pleased with her): That the Prophet (Peace be upon him) saw in her house a girl whose face had a black spot. He said. "She is under the effect of an evil eye, so treat her with a Ruqyah.” (Bukhari and Muslim)
Diriwayatkan dari 'Aisyah (semoga Allah meridhainya): Nabi ﷺ memerintahkan aku atau orang lain untuk melakukan ruqyah (jika ada bahaya) dari 'ain (pandangan mata jahat).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Narrated `A'ishah (May Allah be pleased with her): The Prophet (Peace be upon him) ordered me or somebody else to do Ruqyah (if there was danger) from an evil eye.” (Bukhari and Muslim)
Beliau ﷺ bersabda: "Tidak boleh ada ruqyah kecuali karena 'ain (pandangan mata jahat) atau demam." (HR. Ahmad)
He (Peace be upon him) says: "No Ruqyah is allowed but for an evil eye or fever." (Imam Ahmed)
Riwayat-riwayat lain yang senada dapat ditemukan di antara hadits-hadits yang sahih. Namun, kita harus mengetahui bahwa 'ain (pandangan mata yang jahat) tidak dapat berpengaruh kecuali jika Allah Yang Maha Kuasa menghendaki. Dengan ini, firman berikut telah ditafsirkan oleh banyak ulama terdahulu kita: {Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mereka ketika mereka mendengar Al-Qur'an}. (Al-Qalam: 51)
Other narrations that go in the same vein can be found among the authentic Hadiths. But, we should know that the evil eye can not be effective unless Allah the Almighty wills. With this, the following verse was interpreted by many of our earlier scholars: {And verily, those who disbelieve would almost make you slip with their eyes (through hatred) when they hear the Reminder (the Qur'an)}. (Al-Qalam, 51)
Referensi: 200 FAQ Tentang Keyakinan Kaum Muslimin - Syaikh Hafiz bin Ahmad Al Hakami
Reference: 200 FAQ On Muslims Belief - Shiekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami