Q 27: Apa dalil tekstual bahwa seseorang harus menjalin persahabatan dan menyatakan permusuhan hanya karena Allah?
Q 27: What is the textual proof that one should make friends and declare enmity only for Allah's Sake?
A--- Allah Yang Maha Tinggi berfirman: {Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai Auliya' (teman setia, pelindung, penolong); sebagian mereka adalah Auliya' bagi sebagian yang lain. Dan barangsiapa di antara kamu yang mengambil mereka sebagai Auliya', maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim (orang-orang musyrik dan orang-orang yang berbuat aniaya). Dan kamu lihat orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit (kemunafikan) bergegas mendekati mereka seraya berkata: "Kami takut akan tertimpa malapetaka." Maka mudah-mudahan Allah mendatangkan kemenangan atau keputusan dari sisi-Nya, lalu mereka menjadi menyesali apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka. Dan orang-orang yang beriman berkata: "Inikah orang-orang yang dahulunya bersumpah dengan nama Allah, sungguh-sungguh bahwa mereka benar-benar bersama kamu (orang-orang Muslim)?" Segala amal mereka menjadi sia-sia (karena kemunafikan mereka), dan mereka menjadi orang-orang yang merugi. Wahai orang-orang yang beriman! Barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya (Islam), maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Dia cintai dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya Wali (Pelindung atau Penolong) kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka tunduk (kepada Allah)}. (Al-Ma'idah: 51-55)
A--- Allah, Most High says: {O you who believe! Take not the Jews and the Christians as Auliya' (friends, protectors, helpers), they are but Auliya' of each other. And if any amongst you takes them (as Auliya'), then surely he is one of them. Verily, Allah guides not those people who are the Zalimun (polytheists and wrong-doers and unjust). And you see those in whose hearts there is a disease (of hypocrisy), they hurry to their friendship, saying: "We fear lest some misfortune of a disaster may befall us." Perhaps Allah may bring a victory or a decision according to His Will. Then they will become regretful for what they have been keeping as a secret in themselves. And those who believe will say: “Are these the men (hypocrites) who swore their strongest oaths by Allah that they were with you (Muslims)?" All that they did has been in vain (because of their hypocrisy), and they have become the losers. O you who believe! Whoever from among you turns back from his religion (Islam), Allah will bring a people whom He will love and they will love Him,' humble towards the believers, stem towards the disbelievers fighting in the Way of Allah, and never fear of the blame of the blamers. That is the Grace of Allah which He bestows on whom He wills. And Allah is All-Sufficient for His creatures' needs, All-Knower. Verily, your Wali (Protector or Helper) is none other than Allah, His Messenger, and the believers, -those who perform As-Salat (Iqamat-as-Salat), and give Zakah, and they are Raki'un (those who bow down or submit themselves with obedience to Allah in prayer)}. (Al-Ma'idah, 51-55)
Allah berfirman: {Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan ayah-ayah dan saudara-saudaramu sebagai Auliya' (pelindung dan penolong) jika mereka lebih menyukai kekafiran daripada keimanan. Dan barangsiapa di antara kamu yang menjadikan mereka sebagai Auliya', maka mereka itulah orang-orang yang zalim}. (At-Taubah, 23)
Allah says: {O you who believe! Take not as Auliya' (supporters and helpers) your fathers and your brothers if they prefer disbelief to Belief. And whoever of you does so, then he is one of the Zalimun (wrong-doers)}. (At-Taubah, 23)
Allah berfirman: { Engkau (wahai Muhammad ﷺ) tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya (Muhammad ﷺ), walaupun mereka itu bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, atau keluarga mereka }.
Allah says: { You (O Muhammad (Peace be upon him)) will not find any people who believe in Allah and the Last Day, making friendship with those who oppose Allah and His Messenger (Muhammad (Peace be upon him)), even though they were their fathers or their sons or their mothers or their kindred (people)}.
(AlMujadilah, 22)
Allah berfirman: {Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu (yaitu orang-orang kafir dan musyrik) sebagai teman, dengan menunjukkan rasa kasih sayang kepada mereka, padahal mereka telah ingkar kepada kebenaran yang telah datang kepadamu, dan mereka mengusir Rasul dan kamu (dari negerimu) karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu! Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridaan-Ku, (maka janganlah kamu jadikan mereka, orang-orang kafir dan musyrik itu, sebagai teman). Kamu menunjukkan rasa persahabatan kepada mereka secara diam-diam, padahal Aku Maha Mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu (kaum Muslimin) yang melakukannya, maka sungguh ia telah tersesat jauh dari jalan yang lurus}. (Al-Mumtahanah, 1)
Allah says: {O you who believe! Take not My enemies and your enemies (i.e. disbelievers and polytheists) as friends, showing affection towards them, while they have disbelieved in what has come to you of the truth, and have driven out the Messenger and yourselves (from your homeland) because you believe in Allah your Lord! If you have come forth to strive in My Cause and to seek My Good Pleasure, (then take not these disbelievers and polytheists as your friends). You show friendship to them in secret, while I am All-A ware of what you conceal and what you reveal. And whosoever of you (Muslims) does that, then indeed he has gone (far) astray from the Straight Path}. (Al-Mumtahanah, 1)
Referensi: 200 FAQ tentang Keyakinan Muslim - Syekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami
Reference: 200 FAQ On Muslims Belief - Shiekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami