Q 143: Apa dalil tekstual tentang Ketetapan Azali (Qadar Azali)?
Q 143: What is the textual proof of the Eternal Pre-ordainment?
A--- Allah Yang Maha Kuasa berfirman: {Tidak ada musibah yang menimpa di bumi maupun pada diri kalian kecuali telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya}. (Al-Hadid, 22)
A--- Allah the Almighty says: {No calamity befalls on the earth or in yourselves but it is inscribed in the Book of Decrees (Al-Lauh AlMahfuz) before We bring it into existence}. (Al-Hadid, 22)
Diriwayatkan dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash (semoga Allah meridhai keduanya):
'Abdullah Ibn 'Amr Ibn Al-'As (May Allah be pleased with them) reported:
"Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: 'Allah telah menetapkan takdir (kadar) makhluk lima puluh ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi, sedangkan 'Arsy-Nya berada di atas air.'" (HR. Muslim)
"I heard Allah's Messenger (Peace be upon him) as saying: 'Allah ordained the measures (of quality) of the creation fifty thousand years before He created the heavens and the earth, as His Throne was upon water.’”(Muslim)
Jabir (semoga Allah meridhainya) meriwayatkan bahwa Suraqah bin Malik datang dan berkata: "Wahai Rasulullah ﷺ, jelaskanlah agama kami kepada kami seolah-olah kami baru saja diciptakan. Amal apa pun yang kami kerjakan hari ini, apakah itu karena pena-pena telah mengering (setelah mencatatnya) dan takdir telah mulai berlaku, ataukah semua itu akan berpengaruh di masa depan?"
Jabir (May Allah be pleased with him) reported that Suraqah Ibn Malik came and said: Allah's Messenger, explain our religion to us (in away) as if we have been created just now. Whosoever deeds we do today, is it because of the fact that -the Pens have dried (after recording them) and the destinies have began to operate or these have effects in future?
Kemudian, beliau bersabda: Pena-pena telah mengering dan takdir-takdir mulai berlaku. (Suraqah bin Malik) berkata: Jika memang demikian, lalu apa gunanya melakukan amal baik? Zuhair berkata: Kemudian Abu Zubair mengatakan sesuatu, tetapi aku tidak memahaminya, lalu aku bertanya: Apa yang ia katakan? Kemudian beliau bersabda: "Beramallah, karena setiap orang dimudahkan untuk apa yang ia niatkan." (Sahih Bukhari)
Thereupon, he said: The pens have dried and destinies have begun to operate. (Suraqah Ibn Malik) said: If it is so, then what is the use of doing good deeds? Zuhair said: Then Abu Zubair said something but I could not understand that and I said: What did he say? Thereupon, he said: Act, for everyone is facilitated what he intends to do.” (Sahih Bukhari)
Dari Abu Hurairah (semoga Allah meridhainya), ia berkata: Aku berkata, "Wahai Rasulullah! Aku adalah seorang pemuda dan aku khawatir akan terjerumus dalam perzinaan, sedangkan aku tidak mampu untuk menikah." Beliau ﷺ diam, lalu aku mengulangi pertanyaanku sekali lagi, tetapi beliau tetap diam. Aku mengatakan hal yang sama (untuk ketiga kalinya), dan beliau tetap diam. Kemudian aku mengulangi pertanyaanku (untuk keempat kalinya), dan barulah Nabi ﷺ bersabda, "Wahai Abu Hurairah! Pena telah kering setelah menuliskan apa yang akan engkau hadapi. Maka (tidak ada masalah apakah) engkau mengebiri dirimu atau tidak."(Sahih Bukhari)
Narrated Abu Hurairah (May Allah be pleased with him): I said: "O Allah's Messenger! I am a young man and I am afraid that I may commit illegal sexual intercourse and I cannot afford to marry.” He kept silent, and then repeated my question once again, but he kept silent. I said the same (for the third time) and he remained silent. Then repeated my question (for the fourth time), and only then the Prophet (Peace be upon him) said: "O Abu Hurairah! The Pen has dried after writing what you are going to confront. So (it does not matter whether you) get yourself castrated or not.”(Sahih Bukhari)
Referensi: 200 FAQ tentang Keyakinan Muslim - Syaikh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami
Reference: 200 FAQ On Muslims Belief - Shiekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami