Q 204: Apa saja pembagian bid'ah dalam ibadah?
Q 204: What are the divisions of Innovations in Acts of worship?
A--- Ada dua pembagian:
A--- There are two divisions:
Pertama: Mengadopsi cara ibadah selain yang telah ditetapkan oleh Allah Yang Maha Kuasa. Misalnya, kaum Sufi yang bodoh menggunakan alat musik disertai tarian, tepuk tangan, dan nyanyian, menyerupai perbuatan orang-orang yang tentang mereka Allah Yang Maha Kuasa berfirman: {Dan shalat mereka di sekitar Baitullah (Ka'bah di Mekah) tidak lain hanyalah siulan dan tepukan tangan}. (Al-Anfal: 35)
First: Adopting methods of worship other than those prescribed by Allah the Almighty. For instance, the ignorant Sufis use musical instruments accompanied with dance, clapping, and singing resembling those in whose regard Allah the Almighty says: {Their Salat (prayer) at the House (of Allah, i.e. the Ka'bah at Mecca) was nothing but whistling and clapping of hands). (Al-Anfal, 35)
Kedua: Menjadikan sesuatu yang pada asalnya mubah sebagai cara ibadah, tetapi dilakukan tidak pada tempat, waktu, atau cara yang semestinya. Misalnya, membuka kepala diperbolehkan ketika sedang berihram, tetapi jika orang yang tidak sedang berihram melakukannya ketika shalat, puasa, atau ibadah lainnya dengan niat mendekatkan diri kepada Allah, perbuatan ini dianggap sebagai bid'ah yang tidak sah. Selain itu, termasuk pula melaksanakan shalat sunnah pada waktu-waktu yang terlarang, dan berpuasa pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Second: Adopting as a method of worship that is originally lawful, but it is done in other than its proper place, time, or manner. For instance, unveiling one's head is permitted while practicing Ihram, but if one who is not wearing Ihram does it while performing Prayers, Fasting or other acts of worship with the intention of drawing near to Allah thereof, this is deemed an unlawful Innovation. Besides, performing supererogatory prayers in the forbidden times, and fasting the first day of the two 'Ids.
Referensi: 200 FAQ tentang Keyakinan Muslim - Syekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami
Reference: 200 FAQ On Muslims Belief - Shiekh Hafiz Ibn Ahmed Al Hakami