Mempercayai Peramal dan Ahli Nujum
Believing Fortunetellers and Astrologers
Allah, Yang Maha Tinggi, berfirman, {Dan janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak engkau ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban.} (Al-Isra': 36)
Allah, Most High says, {And pursue not that of which thou hast no knowledge, for surely the hearing, the sight, the learnt all of those shall be questioned of.} (AI-Isra': 36)
Menjelaskan lebih lanjut tentang ayat di atas, Al-Wahidi meriwayatkan dari tafsir Al-Kalbi bahwa rasa ingin tahu yang sia-sia dan laporan-laporan yang tidak berdasar dicela. Al-Wahidi berkata, kita akan dimintai pertanggungjawaban atas penggunaan setiap daya yang telah dianugerahkan kepada kita.
Elaborating on the above Ayah AI-Wahidi reported AI-Kalbi's commentary that idle curiosity and undocumented reports are condemned. AI-Wahidi said, we should be called to accounted for the exercise of every faculty that has been given to us.
{Dialah Yang Maha Mengetahui yang gaib, dan Dia tidak memperlihatkan kepada siapa pun hal yang gaib itu, kecuali kepada rasul yang diridai-Nya.} (QS. Al-Jin: 26)
{He (alone) knows the Unseen, nor does He make anyone acquainted with his secrets. Except a Messenger whom he has chosen.} (AI-Jin: 26)
Dengan demikian, barangsiapa meyakini bahwa kita dapat mengetahui perkara gaib dengan dibimbing oleh bintang-bintang, maka ia adalah kafir.
Thus, whoever believes that we can disclose the unseen guided by stars is an unbeliever.
Nabi ﷺ bersabda, "Barangsiapa mendatangi seorang peramal (`Arraf) atau dukun lalu membenarkan apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad ﷺ."1
The Prophet (pbuh) said, "Whoever goes to a psychic (`Arraf) or a fortuneteller and believes what he says disbelieves in what has been revealed to Muhammad.”1
Nabi ﷺ bersabda, "Allah Yang Maha Tinggi berfirman, 'Salah seorang hamba-Ku memasuki waktu pagi sebagai orang beriman, dan yang lain sebagai orang kafir. Barang siapa berkata, "Kami diberi hujan karena karunia Allah," maka ia beriman kepada-Ku dan kafir terhadap bintang-bintang. Namun barang siapa berkata, "Kami diberi hujan karena pengaruh bintang ini dan itu," maka ia kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang-bintang.'" 2
The Prophet (pbuh) said, "Allah, Most High says, "One of my servants reaches daybreak a believer, another an unbeliever. He who says," we have received rain by Allah's grace" is a believer in me and a disbeliever in planets. But he who says," we have received rain by the effects of such and such a mansion of the moon" is an unbeliever in me and a believer in planets.” 2
Para ulama berkata, jika seseorang berpendapat bahwa planet-planet memiliki pengaruh yang berdiri sendiri, di luar kehendak Allah, maka ia adalah kafir. Namun, tidak ada salahnya menganggap sebagian (bintang atau posisi tertentu) sebagai tanda akan turunnya hujan.
Scholars said, if someone thinks planets have an influence independent of the will of Allah, he is an unbeliever. But there is no harm to think that some is a sign of rain.
"Barangsiapa mendatangi seorang peramal (dukun), lalu menanyakan sesuatu kepadanya dan membenarkannya, maka shalatnya tidak diterima selama empat puluh hari." 3
"Whoever goes to a psychic, asks him about something, and believes him, will not have his prayer accepted for forty days.” 3
'Aisyah meriwayatkan bahwa sejumlah orang bertanya kepada Nabi ﷺ tentang para dukun.
'Aishah related that some people solicited from the holy Prophet (pbuh) in formation about soothsayers.
Dia berkata, "Mereka itu penipu dan omong kosong belaka." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah! Terkadang mereka meramalkan sesuatu yang kemudian menjadi kenyataan." Nabi ﷺ menjelaskan, "Itu adalah sesuatu yang didengar setan secara sembunyi-sembunyi dari para malaikat, lalu ia menyampaikannya kepada kawan-kawannya. Mereka mencampurkannya dengan seratus kebohongan dan kemudian menyampaikannya kepada manusia."4
He said, 'They are a humbug and nonsense. The companions asked, "O Messenger of Allah! Sometimes they foretell something which comes true." The Prophet (pbuh) explained, "This is something which Satan hears, by chance from the angels, and conveys to his colleagues. They mix a hundred falsehoods with it and tell it to people.”4
`Aisyah meriwayatkan bahwa ia mendengar Nabi ﷺ bersabda, "Para malaikat turun ke atmosfer dengan membawa perintah dari langit, membicarakan sesuatu yang telah ditetapkan di langit. Lalu setan mencuri dengar hal itu dan kemudian menyampaikannya kepada para dukun, yang kemudian menambahkan seratus kebohongan padanya sendiri (untuk disampaikan kepada klien mereka)."1
`Aishah said that she heard the holy Prophet (pbuh) say, "The angels descend into the atmosphere with heavenly orders, talking about something that has been decreed in heaven, and Satan over-hears this and thereafter communicates it to the soothsayers, who add a hundred falsehoods with it themselves (to convey to their clients).” 1
Qubaisa bin Al-Mukhariq berkata bahwa ia mendengar Nabi ﷺ bersabda, "Ramalan, undian dengan anak panah, dan burung-burung yang diterbangkan untuk mencari firasat baik atau buruk dari arah terbangnya, semuanya adalah perbuatan setan."
Qubaisa Ibn Al-Mukhariq said that he heard the Holy Prophet (pbuh) saying, "Fortune telling, drawing lots or lives and flying birds to find good or bad omens from the direction of their flight, are all devilish practices.” 2
Ibnu 'Abbas meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Barangsiapa mempelajari ilmu perbintangan, maka seolah-olah ia mempelajari sihir, dan semakin banyak ia mempelajarinya, semakin banyak pula ia mempelajari sihir."3
Ibn 'Abbas relates that the holy Prophet (pbuh) said, “A person who learns about astrology, it is as if he learns magic, and the more he learns this, the more he learns about magic.” 3
Semoga Allah menyelamatkan kita dari hal ini di dunia dan di akhirat.
May Allah save us from this in this world and the next.
1 Diriwayatkan oleh Ahamd dan Al-Hakim.
1 Reported by Ahamd and AI-Hakim.
2 Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim.
2 Reported by AI-Bukhari and Muslim.
Diriwayatkan oleh Muslim dan Ahmad.
3 Reported by Muslim and Ahmad.
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, Muslim, dan Ahmad.
4 Reported by AI-Bukhari, Muslim and Ahmad.
.
.
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari.
1 Reported by A1-Bukhari.
Diriwayatkan oleh Abu Dawud.
2 Reported by Abu Dawud.
3 Diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ibn Majah, dan Ahmad.
3 Reported by Abu Dawud, Ibn Majah and Ahmad.