Lari dari Medan Pertempuran
Fleeing From The Battlefield
Kecuali jika musuh jumlahnya dua kali lipat dari jumlah kaum Muslimin, seorang Muslim tidak diperbolehkan membelakangi mereka.
Unless enemies outnumber twofold of Muslims, a Muslim is not allowed to turn his back to them.
Demikian pula, kecuali dalam rangka siasat perang, atau untuk mundur ke pasukan (sendiri), seorang Muslim juga dilarang melarikan diri dari medan pertempuran. Allah Yang Mahakuasa berfirman, {Barangsiapa membelakangi mereka pada hari itu -kecuali berbelok untuk siasat perang, atau hendak bergabung dengan pasukan (yang lain)- maka sungguh ia kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempat kembalinya ialah Jahannam, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.} (Al-Anfal: 16)
Similarly, unless it is in a stratagem of war, or to retreat to a troop (of his own), a Muslim also is forbidden to flee from the battlefield. Allah the Almighty says, {1f any do turn hi; back to them on such a day -unless it be in a stratagem of war, or to retreat to a troop (of his own) he draws on himself the wrath of Allah, and his abode is Hell, -an evil refuge (indeed).} (Al-Anfal: 16)
Abu Hurairah, semoga Allah meridainya, meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah ﷺ, apa saja itu?" Beliau menjawab, "Menyekutukan Allah (syirik), sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri dari medan perang, dan menuduh wanita-wanita mukminah yang baik-baik, yang lalai dan tidak pernah terlintas dalam pikiran mereka untuk berbuat zina, sebagai pezina." 1
Abu Hurairah, may Allah be pleased with him, reported the Prophet to have said, “Avoid the seven destroyers, The listeners asked: "0 Messenger of Allah what are they ? '! He said, ”Associating partners with Allah (shirk), sorcery, taking a life which Allah has made sacred except in the course of justice, devouring usury, appropriating the property of the orphan, fleeing from the battlefield and slandering chaste believing women who would not expect to be accused of adultery.” 1
Ibnu Abbas, semoga Allah meridhainya, berkata, {Ketika Allah menurunkan Jika ada dua puluh orang yang sabar dan tabah di antara kalian, mereka akan mengalahkan dua ratus orang.} (Al-Anfal: 65)
Ibn Abbas, May Allah be pleased with him, said, {When Allah revealed If there are twenty amongst you, patient and persevering, they will vanquish two hundreds.} (Al-Anfal: 65)
Dia menetapkan bahwa dua puluh kaum Muslim tidak boleh melarikan diri dari dua ratus musuh. Namun, ketika Allah menurunkan firman-Nya, {Tetapi (bagaimanapun juga) jika ada seratus orang yang sabar di antara kamu, mereka akan mengalahkan dua ratus orang; dan jika ada seribu orang yang sabar, mereka akan mengalahkan dua ribu orang dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.} (Al-Anfal: 66)
He prescribed that it is not allowed for twenty Muslims to flee from two hundred of enemies. But, when Allah revealed, {But (even so) there are a hundred of you, patient and preserving, they will vanquish two hundred, and if a thousand, they vanquish two thousand, with the leave of Allah: for Allah is with those who patiently perseverer.} (AI-Anfal: 66)
Allah telah menetapkan bahwa tidak diperbolehkan bagi seratus orang Muslim untuk melarikan diri dari dua ratus orang.”2
Allah prescribed that it is not allowed for a hundred Muslims to flee from two hundred.”2
Diriwayatkan sebelumnya.
1 Reported before.
2 Diriwayatkan oleh Al-Bukhari..
2 Reported by Al-Bukhari..