Penyembelihan dengan Menyebut Selain Nama Allah
Slaughtering in Other Than Allah's Name
Seperti menyembelih atas nama setan, berhala, atau atas nama seorang syaikh. Allah Yang Mahaperkasa berfirman, {Janganlah kamu memakan apa-apa yang tidak disebut nama Allah atasnya.} (Al-An'am: 121)
Such as slaughtering in the name of Satan, an idol, or in the name of a sheikh. Allah, the Almighty has said, {Eat not of what the name of Allah has not been mentioned over.} (AI-An'am: 121)
Mengenai ayat ini, Ibnu ‘Abbas berkata, "Yang dimaksud adalah bangkai dan hewan yang mati karena dicekik. Semua jenis ini termasuk dalam ayat Al-Ma'idah (5:3)." Al-Kalbi berkata, yang dimaksud adalah hewan yang tidak disebutkan nama Allah atasnya dan hewan yang disembelih untuk selain nama Allah. ‘Atha’ berkata, "Allah mengharamkan hewan-hewan yang disembelih oleh orang-orang Quraisy untuk berhala-berhala mereka."
Concerning this verse, Ibn ' Abbas said, "What is meant is that the dead animals and that which killed by strangling. All these types are included in the verse of AI-Ma'idah (5:3). AI-Kalbi said, what is meant is that over which the name of Allah was not mentioned and that which is slaughtered to other than Allah's name. `Ata' said, "Allah prohibited animals which were slaughtered by the people of Quraish for their idols.
Firman Allah, {Sesungguhnya itu adalah kefasikan}, maksudnya bahwa semua hewan yang disembelih dan tidak disebut nama Allah atasnya adalah bangkai, dan itu adalah kefasikan. {Sesungguhnya setan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu.} Setan membisikkan kepada kawannya untuk membantah orang beriman secara batil mengenai bangkai hewan. Ibnu 'Abbas berkata, setan membisikkan kepada kawannya dari kalangan manusia, dengan mengatakan: bagaimana kalian menyembah sesuatu yang tidak kalian makan dari apa yang dibunuhnya, sedangkan kalian memakan apa yang kalian bunuh sendiri? Maka Allah Yang Maha Perkasa menurunkan wahyu, {Dan jika kamu menaati mereka} yaitu dengan menghalalkan bangkai, {niscaya kamu menjadi orang-orang musyrik.} Al-Zajjaj berkata, ini menjadi dalil bahwa orang yang menghalalkan apa yang diharamkan Allah, atau sebaliknya, adalah seorang musyrik.
Allah's saying, {Verily it is disobedience} means that all things which are slaughtered and over which the name of Allah was not mentioned are dead and it is disobedience. {But the Satan ever inspire their friends to contend with you.} The Satan whispers to his friend to argue falsely with the believer concerning the dead animals Ibn 'Abbas said, the Satan inspired to his friend from human beings saying, how do you worship a thing which you do not eat what he kills, yet you eat what you kill? Consequently, Allah, the Almighty revealed, {If ye were to obey them} i.e. making the dead a lawful thing, {Ye would indeed be pagans.} AI-Zajaj said, this is evidence that he who made what Allah has prohibited lawful or vice versa, is a polytheist.
Mungkin ditanyakan, bagaimana sembelihan seorang Muslim halal padahal ia lupa menyebut nama Allah, sementara ayat menyatakan sebaliknya? Jawabannya: Para ulama tafsir menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan "yang tidak disebutkan nama Allah atasnya" adalah bangkai, bukan sembelihan yang pelakunya seorang Muslim namun lupa menyebut nama Allah. Ada banyak hal yang menunjukkan bahwa ayat tersebut berkaitan dengan bangkai, seperti firman-Nya {sesungguhnya itu adalah suatu kefasikan}. Maka, apakah orang yang memakan sembelihan seorang Muslim yang ia lupa menyebut nama Allah padanya bukanlah orang yang fasik?
It may be asked, how the slaughterings of the Muslim are lawful although he forgot to mention Allah's name and the verse stated the contrary? The answer will be: The interpretations stated that what is meant by "On which Allah's name hath not been mentioned, is the dead animals and not the slaughterings on which the Muslim has forgotten to mention the name of Allah. There are many things that indicated that the verse is concerned with the dead, such as {verily it is an obedience.} Therefore, the one who eats from the slaughtering of the Muslim on which he has forgotten to mention the name of Allah is not a profligate?
Demikian pula, {Sesungguhnya setan membisikkan kepada wali-walinya untuk membantahmu.}. Menurut kesepakatan tafsir, perbantahan tersebut berkenaan dengan bangkai, bukan dengan kaum Muslimin. Demikian pula, {Dan jika kamu mentaati mereka, sesungguhnya kamu benar-benar menjadi orang-orang musyrik.} Abu Manshur meriwayatkan dari Abu Hurairah (semoga Allah meridhainya), yang berkata, "Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah ﷺ, 'Bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang menyembelih tetapi lupa menyebut nama Allah?' Nabi ﷺ menjawab, 'Nama Allah ada di lisan setiap Muslim.'"1
Likewise, {But the Satan ever inspire their friends to contend with you.}. By the consensus of the interpretations, the contention was concerning the dead animals and not of the Muslim. By the same token, {If ye were to obey them, ye would indeed be pagans.} Abu Mansour told that, on the authority of Abu Hurairah (may Allah be pleased with him). Who said, "A man asked the Messenger of Allah (pbuh) what do you say concerning a man who slaughters but forgets to mention Allah's name? The Prophet (pbuh) said, "The name of Allah is on the mouth of every Muslim.”1
Abu Mansour juga menceritakan kepada kami dari Ibnu 'Abbas, bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Bagi seorang Muslim, namanya sudah cukup. Jika ia lupa menyebut nama Allah, hendaklah ia menyebutnya, mengingat Allah, lalu makan."1
Abu Mansour also told us on the authority of Ibn 'Abbas that" The Prophet (pbuh) said, "For the Muslim, his name is sufficient and if he forgot to mention Allah's name let him mention it, remember Allah and then eat.”1
`Arnr Ibn Abi ' Amr menceritakan kepada kami dari `Aisyah (semoga Allah ridha kepada keduanya), bahwa, "Beberapa orang berkata, 'Wahai Rasulullah, ada orang yang membawakan daging kepada kami, tetapi kami tidak tahu apakah nama Allah telah disebut atasnya atau tidak?' Rasulullah ﷺ bersabda, 'Sebutlah nama Allah atasnya dan makanlah.'" 2
`Arnr Ibn Abi ' Amr told us on the authority of `Aishah (may Allah be pleased with both of them) that, "Some people said, 0 Messenger of Allah, people bring us a meat but we do not know whether Allah's name was mentioned over it or not? The Messenger of Allah (pbuh) said, "Mention Allah's name over it and eat it.” 2
Telah disebutkan sebelumnya bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Semoga Allah melaknat siapa saja yang menyembelih bukan atas nama Allah." 3
It is previously mentioned that the Messenger of Allah (pbuh) said, "May Allah curse who ever slaughters in other than Allah's name.” 3
1 Diriwayatkan oleh Al-Haithami dalam Majma' Az-Zawa'id.
1 Reported by A1-Haithami in Majma' Az-Zawa'id.
.
.
1 Diriwayatkan oleh Ad-Daraquthni dalam As-Sunan.
1 Reported by Ad-Darqutni in As-Sunnan.
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari.
2 Reported by A1-Bukhari.
Hal ini telah disebutkan sebelumnya.
3 It is previously mentioned.