Berlebihan Terhadap Orang Lain
Excess Against Others
Allah, Yang Maha Kuasa berfirman, {Sesungguhnya dosa hanya ada pada orang-orang yang menzalimi manusia dan berbuat melampaui batas di muka bumi tanpa alasan yang benar. Mereka itu akan mendapat azab yang pedih} (Asy-Syura: 42)
Allah, the Almighty said, {The blame is only against those who oppress men with wrong-doing and insolently transgress beyond bounds through the land, defying right and justice: for such there will be a chastisement grievous} (Ash-Shura: 42)
Nabi ﷺ bersabda, "Allah telah mewahyukan kepadaku agar kalian semua bersikap rendah hati dan agar tidak seorang pun meninggikan dirinya atas yang lain."
The Prophet (pbuh) said, "Allah has inspired to me that you are all to be humble and that no one should exalt himself above another.” 1
Diriwayatkan juga bahwa, "Jika sebuah gunung melampaui batas terhadap gunung yang lain, Allah akan menjadikan gunung yang melampaui batas itu menjadi debu."2
It is also reported that, "If a mountain transgresses against the other, Allah will make the one that transgressed it into dust.”2
Nabi ﷺ juga bersabda, "Tidak ada dosa yang pelakunya lebih pantas disegerakan hukumannya oleh Allah di dunia, di samping azab yang disimpan untuknya di akhirat, daripada perbuatan zalim terhadap orang lain dan memutus tali silaturahmi."3
The Prophet (pbuh) also said, "There is no sin whose owner is more deserving to be tortured by Allah in this world along with punishment in the Hereafter than the one who transgresses against others and severs the relation with one's kin.”3
Allah Yang Mahakuasa menenggelamkan Qarun ke dalam bumi ketika ia berbuat zalim terhadap kaumnya.
Allah, the Almighty caused the earth to swallow up Qarun when he transgressed against his people.
Mengenai dirinya, Allah Yang Mahakuasa berfirman, {Sesungguhnya Qarun termasuk kaum Musa, tetapi dia berlaku sewenang-wenang terhadap mereka.} (Al-Qasas: 76)
Concerning him, Allah the Almighty said, {Qarun was doubtless, of the people of Moses but he acted insolently towards them.} (Al-Qasas: 76)
Allah Yang Maha Kuasa juga berfirman, {Maka Kami benamkan dia dan rumahnya ke dalam bumi.................} (Al-Qasas: 81)
Allah, the Almighty also said, {Then we caused the earth to swallow up him and his house.................} (Al-Qasas: 81)
Ibnu Al-Jawzi (semoga Allah merahmatinya) berkata, para ulama berbeda pendapat tentang apa bentuk kezaliman Qarun. Ibnu 'Abbas berkata bahwa ia menyiapkan sejumlah uang untuk para wanita pezina agar mereka menuduh Musa (ﷺ) dengan kejahatan keji ini. Ad-Dahak berkata bahwa kezalimannya adalah kekafiran kepada Allah Yang Maha Kuasa. Qatadah berkata bahwa kezalimannya adalah karena ia membanggakan diri. 'Atha' Al-Khurasani berkata bahwa kezalimannya adalah karena ia memanjangkan pakaiannya melebihi orang-orang lain sejengkal. Al-Mawardi berkata bahwa ia bekerja di bawah Firaun, lalu ia berbuat zalim dan menindas Bani Israil.
Ibn Al-Jawzi (may Allah have mercy upon him) said, the scholars are in disagreement about the identification of Qarun's transgression. Ibn 'Abbas said that he designate for the adulteresses a sum of money to charge Moses (pbuh) with this heinous crime. Ad-Dahak said he transgressed by disbelief in Allah, the Almighty. Qatada said he transgressed through exalting himself. Ata' Al- Khurasani said, he transgressed through making his clothes longer than the peoples by a span. And Al-Mawrdi said, he served under the Pharaoh and he transgressed and oppressed the children of Israel.
Mengenai firman Allah {Maka Kami benamkan dia beserta rumahnya ke dalam bumi}, para ulama berkata, "Ketika Qarun memerintahkan para wanita pezina untuk menuduh Musa seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Musa marah dan memohon kepada Allah agar membalasnya. Allah Yang Maha Kuasa mewahyukan kepadanya, 'Aku telah memerintahkan bumi untuk tunduk kepadamu, maka perintahkanlah ia dengan apa pun yang kamu kehendaki.' Musa berkata, 'Wahai bumi, telanlah dia,' maka bumi pun menelannya hingga tempat tidurnya amblas ke dalam bumi. Ketika Qarun melihat hal itu, ia memohon kepada Musa dengan menyebut ikatan kekerabatan. Namun Musa berkata, 'Wahai bumi, telanlah dia,' lalu bumi menelannya hingga kakinya pun amblas. Musa terus memohon hingga Qarun benar-benar ditelan oleh bumi. Maka Allah mewahyukan kepadanya, 'Wahai Musa, betapa keras hatimu! Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, seandainya dia memohon kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya!' Ibnu 'Abbas berkata, Allah membuat bumi menelannya hingga ia sampai ke lapisan bumi yang paling bawah."
Concerning Allah's saying" {Then we caused the earth to swallow up him and his house} the scholars said, "When Qarun ordered the adulteresses to charge Moses as previously mentioned, Moses got angry and he supplicated Allah against him. Allah the Almighty revealed to him saying, "I ordered the earth to obey you so order it with whatever you want. Moses said, 'O earth, swallow him,' so it swallowed him until his bed was sunk into the earth. When Qarun saw this he entreated Moses by the kinship. But Moses said, 'O earth, swallow him and it took him until his feet were sunk.' Moses continued to supplicate until Qarun was completely swallowed by the earth. There upon Allah revealed to him, O Moses how harsh you are. By my honor and Glory, if he entreated me, I would respond to him! Ibn 'Abbas said, Allah caused the earth to swallow him up until he reached to the lowest earth.
Samrah Ibn Jundub berkata, setiap kali bumi menelannya, ia akan kembali normal dan proses itu akan terulang. Muqatif berkata, "Ketika Qarun dibinasakan, Bani Israil berkata, 'Musalah yang membinasakannya agar dapat mengambil hartanya dan rumahnya,' maka Allah menyebabkan bumi menelannya setelah tiga hari; {Dan tidak ada baginya segolongan pun yang dapat menolongnya terhadap (azab) Allah} yakni untuk melindunginya dari Allah, {dan dia pun tidak (dapat) membela dirinya} yakni dia tidak dapat mencegah apa yang Allah turunkan kepadanya berupa azab."
Samrah Ibn Jundub said, whenever the earth swallowed him he would return back to normal and the process would be repeated. Muqatif said, "When Qarun was destroyed, Banu Israel said, "It is Moses who destroyed him to take his property and his house, so Allah caused the earth to swallow him up after three days; {And he had not (the least little) party to help him against Allah)} i.e., to protect him from Allah, {Nor could he defend himself} i.e. he could not prevent what Allah has revealed him of chastisement.
Diriwayatkan oleh Muslim.
1 Reported by Muslim.
Diriwayatkan oleh As-Suyuti.
2 Reported by As-Suyuti.
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah.
3 Reported by Ibn Majah.