Membatalkan Wasiat
Bringing Loss to the Bequest
Allah Yang Maha Tinggi berfirman, {Setelah pelaksanaan wasiat yang dibuatnya atau (setelah dibayar) hutangnya, dengan tidak memberi mudharat (kepada ahli waris).} (An-Nisa': 12)
Allah Most High, says, {After payment of legacies and debts: so that no loss is caused (to any).} (An-Nisa': 12)
Artinya, apabila seseorang merugikan ahli waris dengan mengaku berutang kepada si fulan, maka itu termasuk hal tersebut.
This means that when someone brings loss to heirs by claiming that he is indebted to such and such.
Allah Yang Maha Kuasa berfirman, {Demikianlah ketetapan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun. Itulah batas-batas yang ditetapkan Allah}
Allah the Almighty says, {Thus is it ordained by Allah, and Allah is All-Knowing, Most Forbearing. Those are limits set by Allah:
Barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, niscaya Dia akan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan itulah keberuntungan yang besar. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya serta melanggar batas-batas-Nya, niscaya Dia akan memasukkannya ke dalam api neraka, mereka kekal di dalamnya, dan baginya azab yang menghinakan.} (An-Nisa': 12-14)
those who obey Allah and his Messenger will be admitted to gardens with rivers flowing beneath, to abide therein (forever) and that will be the supreme achievement. But those who disobey Allah and his Messenger and transgress his limits will be admitted to a fire, to abide therein: and they shall have a humiliating punishment.} (An-Nisa': 12-14)
Pahala dan hukuman yang disebutkan dalam ayat tersebut berkaitan dengan orang-orang yang mengurus warisan. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Seorang laki-laki atau seorang perempuan beramal dengan taat kepada perintah Allah selama enam puluh tahun hingga kematian datang kepada mereka."
The reward and the punishment mentioned in the aforementioned Ayat concerns those who deal with the inheritance. Abu Hurairah related that Prophet (pbuh) said, "A man or a woman work abiding by Allah's commandments for sixty years until the death comes to them.
Kemudian mereka merugikan wasiat dan dengan demikian mereka masuk neraka". Lalu Abu Hurairah membacakan firman Allah: {Setelah dipenuhi wasiat yang dibuatnya atau sesudah dibayar utangnya dengan tidak memberi mudarat (kepada ahli waris)}" 1
Then they bring loss to the bequest and thereby they enter the hellfire". Then Abu Hurairah reads, Allah's saying: {After payment of legacies and debts: so that no loss is caused (to any one)}" 1
"Barangsiapa menghalangi ahli warisnya dari menerima warisan mereka, maka Allah akan menghalangi dia dari mewarisi Surga."2
"Whoever prevents his heirs from receiving their inheritance, Allah will prevent his inheriting Paradise.”2
"Allah telah memberikan kepada setiap orang haknya. Oleh karena itu, tidak ada wasiat untuk ahli waris."3
"Allah has given every one his right. Thus there is no bequest for an heir.” 3
1 Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi.
1 Reported by Abu Dawud and At- Tirmidhi.
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah.
2 Reported by Ibn Majah.
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, At-Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ahmad.
3 Reported by Ibn Majah, At- Tirmidhi, Abu Dawud and Ahmad.