11.3 Apa Itu Thaghut?
11.3 What Is Taghut?
Islam telah menetapkan bahwa merujuk untuk berhukum kepada selain Allah ﷻ merupakan tindakan merujuk kepada Thaghut. Dia ﷻ berfirman: “Apakah engkau tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum engkau? Mereka hendak berhakim kepada Thaghut, padahal mereka telah diperintah untuk mengingkari Thaghut itu.”
Islam has determined that referring for judgment to anyone other than Allah constitutes referring to the Taghut. He said; “Have you seen those (hypocrites) who claim that they believe in that which has been sent down to you, and that which was sent down before you, and they wish to go for judgment (in their disputes) to the Taghut while they have been ordered to reject them.
"Namun setan ingin menyesatkan mereka sejauh-jauhnya." [QS 4:60] Hukum thaghut adalah hukum Jahiliyyah. Yaitu setiap hukum yang bertentangan dengan hukum Allah dan Rasul-Nya . Ibnul Qayyim berkata dalam kitabnya, A'laam al-Muwaqqi'een: "Thaghut adalah segala sesuatu yang dengannya seorang hamba melampaui batas, baik berupa sesuatu yang disembah, diikuti, atau ditaati. Maka thaghut setiap kaum adalah orang yang mereka jadikan tempat merujuk untuk berhukum selain kepada Allah dan Rasul-Nya, atau orang yang mereka sembah selain Allah, atau yang mereka ikuti tanpa bukti dari Allah, atau yang mereka taati dalam hal-hal yang tidak mereka ketahui sebagai bagian dari ketaatan kepada Allah." Al-Qur'an menganggap keimanan orang yang merujuk kepada thaghut sebagai klaim atau kepura-puraan, bukan kenyataan. Al-Qur'an juga menjadikan thaghut sebagai lawan keimanan ketika Dia berfirman: "Barangsiapa yang ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sungguh ia telah berpegang teguh pada tali yang amat kuat." [QS 2:256] Maka, umat Islam harus menjadi saksi atas seluruh manusia setelah Rasul hingga Hari Kiamat. Umat hendaknya mengatakan kepada manusia apa yang telah difirmankan Al-Qur'an: "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut." [QS 16:36] Oleh karena itu, gagasan memisahkan agama dari kehidupan, serta pemikiran-pemikiran yang lahir darinya, seperti Demokrasi, adalah pemikiran thaghut. Islam telah memerintahkan kita untuk membuang dan menolaknya.
But Shaytan wishes to lead them far astray.” [TMQ 4:60] The rule of Taghut is the rule of Jahiliyyah. It is every rule that contradicts the rule of Allah and His Messenger . Ibn al-Qayyim says in his book, A’laam al-muwaqqi’een; “Taghut is everything with which the servant exceeds the bounds, in terms of something that is worshipped, someone followed or obeyed. Thus, the Taghut of every people is the one whom they refer to for judgment other than Allah and His Messenger, or the one they worship other than Allah, or follow without a proof from Allah, or obey in what they do not know as being from the obedience to Allah.” The Qur’an considers the Imaan of the one who refers to Taghut as a claim or pretense and not a reality. Also the Qur’an has made Taghut a rival to Imaan when He said; “Whoever disbelieves in Taghut and believes in Allah, then he has grasped the most trustworthy handhold.” [TMQ 2:256] Thus, the Islamic Ummah must be a witness over mankind after the Messenger until the Day of Judgment. The Ummah should say to mankind what the Qur’an has said; “Worship Allah (alone), and avoid (or keep away from) Taghut.” [TMQ 16:36] Therefore, the idea of separating religion from life, and the thoughts that emanate from it, such as Democracy, are thoughts of Taghut. Islam has commanded us to discard and reject them.
Ini adalah Demokrasi dan ini adalah pandangan Islam mengenai dirinya. Adapun hasil yang dihasilkan dari penerapan semua ini di muka bumi, apakah ia sistem yang mulia dan indah yang ingin kita hidupi, ataukah ia sistem yang jahat, yang membakar manusia dengan apinya sementara mereka menjalani kehidupan yang hampa dan merugi akibat penerapannya?
This is Democracy and this is the opinion of Islam regarding it. As for the results produced by applying all of this on the earth, is it an honorable and beautiful system under which we would like to live or is it an evil system, which burns the people with its fire whilst they live a life of emptiness and loss due to its application?