11.5 Sains dan Teknologi Bukan Hasil dari Peradaban Barat
11.5 Science And Technology Are Not A Result Of The Western Civilisation
Ada pandangan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terdapat di Barat adalah buah dari Demokrasi. Mereka yang menganjurkan pandangan seperti ini tidak mengetahui fakta dalam perkara ini. Hal ini karena penemuan-penemuan yang berdasarkan eksperimen ilmiah adalah hal-hal yang telah Allah (SWT) mampukan akal manusia untuk mencapainya, dan penemuan-penemuan tersebut tidak terkait dengan suatu sudut pandang. Kita melihatnya pada kaum kapitalis, komunis, dan kaum Muslimin, serta pada siapa pun yang membiarkan akalnya berjalan bebas. Tidak ada agama atau ideologi yang berpengaruh dalam hal ini, kecuali dari sudut pandang apakah ideologi tersebut mengizinkan ilmu pengetahuan dan membolehkan penggunaan akal, ataukah ia justru menghalanginya sebagaimana yang dilakukan gereja di masa lalu? Sudah diketahui secara luas bahwa ideologi Islam tidak hanya membolehkan pengkajian dan pemahaman terhadap segala sesuatu, tetapi juga mewajibkannya dalam rangka menyiapkan kekuatan materi yang diperlukan bagi tegaknya kedaulatan ideologi tersebut.
There is a view that the scientific and technological advancement found in The West is the fruit of Democracy. Those who advocate such a view do not know the facts of this matter. This is because inventions based on scientific experiments are things that Allah has enabled the human mind to achieve and they are not linked to a viewpoint. We see this with capitalists, communists and Muslims, and with anyone who allows his mind to proceed freely. No religion or ideology has any effect in this, except from the perspective of whether the ideology allows sciences and permits the use of the mind, or it stands in the way as the church did before? It is well known that the Islamic ideology not only permits the examination and understanding of things, but also obliges it in terms of preparing the material power that is necessary for the sovereignty of the ideology.
Barat telah menyuguhkan kepada kita barang-barang buruknya, seperti Demokrasi, yang telah diharamkan oleh Syariat bagi kita untuk diadopsi. Namun Syariat tidak melarang kita mengambil barang-barangnya yang lain, seperti ilmu pengetahuan dan penemuan-penemuan, yang tidak dilarang oleh Syariat untuk kita ambil. Hal ini karena semua itu memungkinkan kita memperoleh sarana kekuatan yang kita butuhkan. Tindak-tanduk Barat menunjukkan bahwa ia sadar akan apa yang dilakukannya. Maka patutkah sebagian kelompok Islam menerima untuk tetap buta terhadap hal ini?
The West has presented to us its evil goods, such as Democracy, which the Shar’a has forbidden us to adopt, but has forbidden us from taking its other goods, such as the sciences and inventions, that the Shar’a does not prohibit us from taking. This is because they allow us to obtain the means of power that we require. The West’s actions indicate that it is aware of what it is doing. So should some of the Islamic groups accept to remain blind to this?
Ini menunjukkan bahwa orang yang mengatakan Demokrasi berasal dari Islam adalah orang yang tidak memahami Islam, dan juga tidak memahami Demokrasi.
This shows that the one who says Democracy is from Islam is a person who does not understand Islam and neither does he understand Democracy.