4.1 Sunnah Merupakan Sumber yang Pasti
4.1 The Sunnah Is A Definitive Source
Allah (SWT) berfirman dalam Al-Qur'an: "Barangsiapa menaati Rasul, sesungguhnya dia telah menaati Allah." (QS An-Nisa: 80)
Allah (swt) says in the Qur‟an: “He who obeys the Messenger has obeyed Allah.” (TMQ An-Nisa: 80)
"Dan tidak, demi Tuhanmu, mereka tidak akan beriman hingga mereka menjadikan engkau sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan di antara mereka" (QS. An-Nisa: 65)
“And no, by thy Lord, they would never believe until they refer to you in the issues and disputes that are between them” (TMQ An-Nisa: 65)
{"Dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut keinginan hawa nafsunya. Tidak lain itu hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)."}
“He does not speak of his own desires and whims; indeed he is inspired by Wahy (revelation).” (TMQ An-Najm: 2 & 3)
{Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah.} (QS. Al-Hasyr: 7)
“What the Messenger has given you then take it, and what he prohibits then abstain from it.” (TMQ Al-Hashr: 7)
“Dan Kami turunkan kepadamu Al-Qur'an, agar engkau menerangkan kepada manusia apa yang diturunkan kepada mereka.” (QS. An-Nahl: 44) Note on the rules: the verse is set inside quotation marks as a Qur'an quotation, so no ﷺ is written after "Muhammad" here, since the instruction forbids it inside Qur'an verses.
“And we have revealed to you (O Muhammad) the Dhikr, for you to explain it to the people.” (TMQ An-Nahl: 44)
Katakanlah (wahai Muhammad): "Jika kamu mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu." (QS. Al-Imran: 31)
“Say (O Muhammad): If you love Allah then follow me, and Allah will love you.” (TMQ Al-Imran: 31)
Rasulullah ﷺ bersabda:
The Messenger of Allah (saw) said:
"Salah seorang dari kalian yang sambil bersandar di kursinya, lalu disampaikan kepadanya sebuah hadits dariku, lalu ia berkata kepada orang yang menyampaikan hadits itu, „Kami punya Kitab Allah (Al-Qur'an). Maka apa yang kami dapati di dalamnya berupa yang halal, akan kami anggap halal, dan apa yang kami dapati di dalamnya berupa yang haram, akan kami perlakukan sebagai haram.‟ (Nabi ﷺ melanjutkan...) Padahal apa yang telah diharamkan oleh Rasulullah ﷺ, maka itu seperti apa yang telah diharamkan oleh Allah." 5
“One of you who while reclining on his chair is quoted a Hadith from me, and he says to the person who quoted the Hadith, „we have the Book of Allah (Qur‟an), so what we find in it from what is Halal we will take it as Halal, and what we find in it that is Haram, we‟ll treat as Haram.‟ (The Prophet (saw) continued...) But whatever the Messenger of Allah has made Haram, it is like that thing which Allah has made Haram.” 5
Riwayat Jabir menambahkan:
The narration of Jabir adds:
"Barangsiapa mengetahui sebuah hadits dariku lalu ia menolaknya, maka sungguh ia telah menolak tiga hal: Allah, Rasul-Nya, dan orang yang menyampaikan hadits itu kepadanya." Abdul-Aziz meriwayatkan dari Amr bin Amr, budak yang dimerdekakan dari Al Mutallib bin Hantab, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
“Whosoever comes to know a hadīth about me and he rejects it. He has rejected three: Allah, His Messenger and the one who informed him of the hadīth.” Abdul-Aziz reported from Amr bin Amr - the freed slave of Al Mutallib bin Hantab that the Messenger of Allah (saw) said:
“Aku tidak meninggalkan sesuatu pun yang Allah perintahkan kepada kalian kecuali aku telah memerintahkan kalian untuk melakukannya; dan aku tidak meninggalkan sesuatu pun yang Allah larang kecuali aku telah melarang kalian darinya.”ﷺ6
“I have left nothing concerning which Allah has given you an order without giving you that order; nor have I left anything concerning that which He has prohibited without giving you that prohibition.”6
Ayat dan Hadis-hadis ini menetapkan tanpa keraguan bahwa baik Al-Qur'an maupun Sunnah berasal dari Allah (SWT), dan karena itu keduanya menjadi sumber penetapan hukum. Sunnah merupakan unsur yang sangat mendasar dalam Islam, dan mengetahui Sunnah adalah syarat untuk memahami dan mengamalkan Al-Qur'an.
These Ayah and Hadith establish without any doubt that both the Qur‟an and the Sunnah are from Allah (swt) and consequently both are sources for legislation. The Sunnah is a very fundamental element in Islam and knowing the Sunnah is a prerequisite for understanding and applying the Qur‟an.
Al-Hakim, Baihaqi, Abu Dawud, Ahmad dan banyak lainnya.
5 Al-Hakim, Baihaiqi, Abu Dawud, Ahmad and many others.
6 Kitab Al-Umm, Imam Shafi‟i
6 Kitab Al-Umm, Imam Shafi‟i