Pengantar edisi ini
Introduction to this edition
Berbagai buku tentang Ushul al-Fiqh tersedia dalam bahasa Inggris, namun setelah ditelaah, jelas bahwa sebagian besar ditulis untuk tujuan akademis dan bukan untuk pembaca umum. Dalam hal ini, buku yang sangat baik karya Abu Tariq Hilal berjudul „Studies in Usul al-Fiqh“ menonjol. Buku ini ditulis dengan gaya yang jelas dan sederhana sehingga dapat dipahami oleh pembaca rata-rata.
Various books on Usul al-Fiqh are available in English, however after reviewing them it becomes clear that most are written for academic purposes rather than for the normal reader. In this regard the excellent book written by Abu Tariq Hilal entitled „Studies in Usul al-Fiqh‟ stands out. It was written in a clear simple style understandable to the average reader.
Saya telah menyusun ulang sedikit buku ini sehingga sumber-sumber hukum yang disepakati (qath'i) dibahas sebelum sumber-sumber yang padanya terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama. Bab-bab tentang Al-Qur'an, Qiyas, Ijtihad, dan Taqlid sebelumnya ringkas dalam versi asli. Saya telah menambahkan pada bab-bab tersebut dan dalam beberapa hal menulis ulang bagian-bagian yang memerlukan penjelasan lebih lanjut. Di zaman keraguan dan skeptisisme ini, saya merasa perlu menambahkan beberapa dalil tekstual serta rujukan yang sangat dibutuhkan untuk sebagian definisi dan hadits. Untuk membedakan versi yang telah diubah ini dari yang asli, diberikan judul baru yang tetap mempertahankan kesederhanaan judul asli.
I have slightly restructured the book so that the definitive sources of law are discussed before those upon which there is disagreement amongst the scholars. The chapters on the Quran, Qiyas, Ijtihad and Taqleed were brief in the original. I have added to these and in some cases rewritten sections where elaboration was required. In this age of doubt and scepticism I felt it necessary to add some textual evidences and much needed references for some definitions and Ahadith. To distinguish this amended version from the original a new title has been given that keeps to the simplicity of the original.
Jelas bahwa dalam menulis karya asli, Abu Tariq merujuk pada karya agung Syekh Taqiuddin an-Nabhani (ra) yang berjudul „Shaksiyyah Islamiyyah‟ (Kepribadian Islam). Saya juga melakukan hal yang sama, serta merujuk pada buku yang sangat baik „Teyseer al wusool Ila al-Usul‟ (Memudahkan Pemahaman Usul) karya Syekh Ata ibn Khalil Abu al-Rishta (semoga Allah melindunginya).
It is clear that in writing the original, Abu Tariq referred to Sheikh Taqiuddin an-Nabhani‟s (ra) masterpiece „Shaksiyyah Islamiyyah‟ (The Islamic Personality). I have done the same, as well as referring to the excellent book „Teyseer al wusool Ila al-Usul‟ (To make understanding Usul easy) by Sheikh Ata ibn Khalil Abu al-Rishta (May Allah protect him).
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Syaikh Abu Omar al-Khazraji atas dukungan dan pemeriksaannya terhadap buku ini, Maulana Umar Farooq Nadwi atas peninjauannya, Qari Fazlul Karim atas bantuannya dalam bahasa Arab, serta istri saya, Shifaa, atas masukan berharga dan dukungannya.
I would like to thank Sheikh Abu Omar al-Khazraji for his support and checking of the book, Maulana Umar Farooq Nadwi for reviewing it, Qari Fazlul Karim for helping with the Arabic as well as my wife, Shifaa for her valuable input and support.
Abu Ismael al-Beirawi Ramadhan 1428 H.
Abu Ismael al-Beirawi Ramadhan 1428 AH.
Oktober 2007 M.
October 2007 CE.