5.4 Siapakah Sahabi?
5.4 Who is a Sahabi?
Ada dua definisi tentang Sahabi:
There are two definitions of a Sahabi:
1. Seorang Muslim yang pernah melihat Nabi ﷺ.
1. A Muslim who saw the Prophet (saw).
2. Seorang Muslim yang hidup bersama Nabi ﷺ selama satu atau dua tahun, atau ikut serta dalam satu atau dua Ghazwat (ekspedisi militer yang dipimpin oleh Nabi ﷺ).
2. A Muslim who lived with the Prophet (saw) for one or two years or participated in one or two Ghazwaat (military expeditions led by the Prophet [saw]).
Definisi yang disebutkan belakangan ini diriwayatkan oleh ulama terkenal dari kalangan Tabi'in, Sa'id bin al-Musayyab, dan pendapat ini lebih kuat. Diriwayatkan bahwa ia berkata, "Disyaratkan seseorang harus bersahabat dengan Nabi ﷺ selama satu atau dua tahun, atau telah ikut berperang bersama beliau dalam satu atau dua peperangan." Syu'bah meriwayatkan dari Musa al-Sibilani, yang ia puji, bahwa ia berkata: "Aku bertanya kepada Anas bin Malik (ra), 'Apakah masih ada sahabat Rasulullah ﷺ selain engkau?' Ia menjawab, 'Masih banyak orang Arab yang pernah melihat beliau. Adapun sahabat beliau, tidak ada lagi!'" Imam al-Mazini berkata dalam kitabnya Syarh al-Burhan, "Yang kami maksud dengan sahabat bukanlah mereka yang bertemu dengan beliau sehari atau dua hari, atau mereka yang melayani beliau untuk suatu urusan lalu pergi. Yang kami maksud adalah mereka yang mengikuti beliau, menolong beliau, dan dibimbing oleh cahaya yang Allah (swt) turunkan kepada beliau ﷺ. Merekalah yang meraih kebahagiaan."
The latter definition was reported by the famous scholar of the Tabi‟een, Said bin al-Musayeb and is stronger. It has been narrated he said, “It is essential that someone has companionship with the Prophet (saw) for one or two years, or has gone out with him on one or two battles.” Shu'ba reported from Musa al-Sibillani - whom he spoke appreciatively about - that he said: “I said to Anas bin Malik (ra). Are there any companions of the Messenger of Allah (saw) left other than you? He said: There are still many Arabs who saw him. As for his companions, no!” Imam al-Mazini said in his book Sharh ul-Burhan, “We do not mean by Sahabah those who met him for a day or two, or those who attended him for some business and then left, we mean those who followed him, helped him and were guided by the light that Allah (swt) revealed to him (saaw), those are the ones to attain felicity.”