12.1 Kesetaraan Gay
12.1 Gay Equality
Apakah Islam menolak kesetaraan dengan melarang perilaku seksual sesama jenis namun membolehkan perilaku seksual lawan jenis? Banyak Muslim Barat, muda maupun tua, tampaknya meyakini hal ini. Mereka berpendapat bahwa inilah sebabnya hukum Islam perlu direformasi, agar diskriminasi yang jelas ini bisa dihapuskan. Namun benarkah ada diskriminasi di sini? Apakah Islam menindas orang-orang? Jawaban singkatnya adalah tidak: Islam tidak menindas orang secara sistematis dengan melarang perilaku seksual tertentu. Yang sesungguhnya menindas orang adalah normalisasi LGBT, karena membuat mereka percaya dan merasa bahwa mereka perlu terlibat dalam perilaku sesama jenis yang merusak diri demi meraih pemenuhan seksual.
Does Islam deny equality by prohibiting same-sex sexual behavior but allowing opposite-sex sexual behavior? Many Western Muslims, young and old, seem to believe this. And they argue that this is why Islamic law needs to be reformed —so that this clear discrimination can be eliminated. But is there really any discrimination going on? Is Islam oppressing people? The short answer is no: Islam is not systematically oppressing people by prohibiting certain sexual behaviors. In actuality, LGBT normalization is oppressing people by making them believe and feel that they need to engage in self-destructive same-sex behaviors in order to be sexually fulfilled.