14.5 Mengapa Menjadi Skeptis Muslim
14.5 Why Be A Muslim Skeptic
Allah berfirman,
Allah says,
"Dan jika engkau mengikuti kebanyakan orang di muka bumi, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak mengikuti kecuali prasangka belaka, dan mereka hanyalah berdusta."
“And if you obey most of those in the earth, they will lead you astray from Allah’s way. They follow nothing but conjecture and they only lie.”
Al-An'am [Q6:116]
Al-An’am [Q6:116]
Dhann, yang diterjemahkan sebagai dugaan, adalah opini yang tidak berdasar, anggapan-anggapan, pada dasarnya pemikiran kosong yang tidak berpijak pada kebenaran, kenyataan, dan pemahaman. Allah memberitahu kita dengan sangat jelas bahwa kebanyakan manusia hidup dan bernapas di atas dasar dhann. Namun mereka keliru mengklaim bahwa mereka berpijak di atas landasan yang kokoh, sampai-sampai mereka berusaha memimpin orang lain. Dengan kata lain, mereka memamerkan kepercayaan diri dan berbicara dengan otoritas, bertindak seolah-olah mereka tahu apa yang sedang mereka bicarakan. Dengan cara ini, mereka berusaha membuat orang lain mengikuti mereka dalam kesesatan mereka.
Conjecture, translated from dhann, is baseless opinion, assumptions, basically empty thought that is not grounded in truth, reality, and understanding. Allah tells us very clearly that most people live and breathe on the basis of dhann. But they incorrectly claim that they are on solid ground, so much so that they try to lead people. In other words, they put on a show of confidence and speak with authority, acting like they know what they are talking about. In this way, they try to get people to follow them in their error.
Seorang Muslim harus bersikap kritis terhadap para pemimpin palsu ini. Meskipun seseorang berbicara dengan otoritas, memiliki kredensial, atau menggunakan bahasa yang memikat dan persuasif, hendaklah berhati-hati. Nilailah berdasarkan kebenaran Islam yang nyata dan tidak diragukan lagi. Kemungkinan besar, orang-orang seperti itu hanya berbicara berdasarkan dhann.
But the Muslim has to be skeptical of these false leaders. Even if a person speaks with authority or has credentials or uses charming, persuasive language, be careful. Judge on the basis of the manifest, undoubted truths of Islam. More likely than not, such people are only speaking from dhann.
Sebagai contoh, setiap beberapa tahun muncul penelitian ilmiah baru tentang "manfaat kesehatan" minum alkohol. Orang-orang sekuler yang terjajah, orang Desi, Arab, Persia, dan lainnya, menunjuk penelitian-penelitian tersebut sebagai bukti betapa terbelakangnya Islam. Namun tak terhindarkan, semua penelitian ini ternyata cacat dan terbantahkan, atau hasilnya ternyata ambigu dan pada akhirnya tidak dapat diulang serta tidak berdasar.
As an example, every few years a new scientific study comes out on the “health benefits” of drinking alcohol. Secular, colonized Desis, Arabs, Persians, etc., point to the studies as proof of how backwards Islam is. But inevitably, all these studies turn out to be flawed and overturned or the results turn out to be ambiguous and ultimately un-repeatable and baseless.