6.4 Kekeliruan-Kekeliruan Mengenai Hijab
6.4 Fallacies Regarding Hijab
Apakah Hijab Berpengaruh terhadap Pelecehan Seksual?
Does Hijab Have Any Affect on Sexual Harassment?
Ini adalah argumen yang sering saya dengar menentang kegunaan busana muslimah dan hijab, yaitu bahwa "wanita yang berpakaian sopan, bahkan yang memakai hijab lengkap, tetap menjadi korban catcalling dan pelecehan seksual. Jadi jelas bahwa busana sopan dan hijab tidak berdampak dalam melindungi wanita dari pelecehan seksual." Namun, argumen ini keliru, karena tidak ada yang mengklaim bahwa berpakaian sopan akan sepenuhnya menutup kemungkinan menerima perhatian yang tidak diinginkan. Klaimnya hanyalah bahwa, dengan asumsi keadaan lainnya sama, busana sopan, misalnya hijab, secara signifikan mengurangi kemungkinan terjadinya pelecehan semacam itu. Jadi, memang benar bahwa wanita berhijab, sayangnya, sering menjadi korban catcalling di jalan-jalan Kairo yang ramai, misalnya, namun fakta yang tak terbantahkan tetap ada: pelecehan akan jauh lebih parah jika wanita yang sama mengenakan celana yoga, atasan tanpa lengan, dan gaya Barat lainnya yang umum.
This is a common argument I hear against the utility of modest dress and the hijab, namely that “modestly dressed women, even women in full hijab, are still victims of catcalling and sexual assault. So clearly modest dress and hijab have no impact in protecting women from sexual harassment.” But this is a flawed argument because no one claims that dressing modestly will completely foreclose on the possibility of receiving negative attention. The claim is simply that, all else being equal, modest dress, e.g., hijab, significantly reduces the likelihood of such harassment. So, yes, while women in hijab are, unfortunately, frequent victims of catcalling in Cairo’s busy streets, for example, the undeniable fact remains that the harassment would be much, much worse if these same women were dressed in yoga pants, tank tops, and other common Western styles.
Dan hal itu juga terbantu karena ayat yang relevan sudah jelas dengan sendirinya:
And it helps that the relevant ayah is clear on its own:
"Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang beriman, agar mereka menjulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu lebih mudah untuk mereka dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
“O Prophet, tell your wives and your daughters and the women of the believers to bring down over themselves [part] of their outer garments. That is more suitable that they will be known and not be abused. And ever is Allah Forgiving and Merciful.”
Al-Ahzab [Q33:59]
Al-Ahzab [Q33:59]