13.4 Bagaimana Kapitalisme Menghancurkan Rasa Puas (Qana'ah)
13.4 How Capitalism Destroys Contentment
Qana'ah (kepuasan hati dengan apa yang dimiliki) adalah sifat yang hilang di zaman kita. Mengapa?
Contentment (qana`a) is a lost virtue in our times. Why?
Kita terus-menerus dibentuk oleh dunia kapitalistik modern untuk memandang diri kita sebagai penguasa atas nasib kita sendiri. Yang memisahkan kita dari kesuksesan dan kekayaan, demikian kita diberi tahu, hanyalah usaha, semangat, dan tekad kita sendiri. Konsep qadha dan qadar Allah tidak ada sama sekali dalam gambaran itu. Maka orang tidak akan pernah bisa merasa cukup karena mereka bersandar pada diri sendiri, padahal kenyataannya kita semua lemah tak berdaya dan Allah-lah yang menentukan.
We are constantly being conditioned by the modern capitalistic world to see ourselves as masters of our own destiny. All that separates us from success and riches is our own effort and passion and drive, so we are told. The concepts of Allah’s decree and apportionment are nowhere in the picture. So people can never be content because they rely on themselves despite the reality that we are all impotent and it is Allah who decides.
Ini adalah perkara-perkara hati. Jika Anda mendapati diri Anda tidak puas dengan hidup dan gelisah, renungkanlah tentang qana'ah (rasa cukup) dan keyakinan Anda akan kekuasaan dan kendali Pencipta Anda.
These are matters of the heart. If you find yourself unsatisfied in life and restless, reflect on contentment and your conviction in the power and the control of your Creator