8.4 Liberalisme Bukan Sekadar Tidak Rasional. Ia Adalah Kegilaan Murni
8.4 Liberalism Is Not Merely Irrational. It Is Sheer Madness
Tesis yang Diragukan:
A Dubious Thesis:
Para pemikir kapitalis liberal awal berpegang pada keyakinan bahwa bertindak dengan mementingkan diri sendiri adalah bertindak secara rasional, dan jika setiap orang bertindak secara rasional, maka hal itu sudah cukup bagi masyarakat secara keseluruhan untuk berkembang.
Early liberal capitalist thinkers maintained the belief that acting in a self-interested fashion is to act rationally, and if everyone were to act rationally, then that is all that is needed for society as a whole to flourish.
Sebuah Tesis yang Sangat, Sangat Diragukan:
A Really, Really Dubious Thesis:
Liberalisme kontemporer melangkah lebih jauh lagi: Siapa yang bisa menentukan apa sebenarnya rasionalitas itu dan kepentingan apa yang benar-benar "rasional" untuk dikejar? Agar masyarakat benar-benar sejahtera, orang seharusnya mengejar apa pun yang membuat mereka merasa senang (asalkan semuanya "tidak membahayakan" dan "atas dasar suka sama suka", tentu saja!).
Contemporary liberalism takes things a step further: Who’s to say what rationality even consists of and what “interests” are indeed “rational” to pursue? For society to truly flourish, people should just pursue whatever makes them feel good (so long as it’s all “harmless” and “consensual,” of course!).
Dan kemudian orang-orang heran mengapa dunia ini kacau
And then people wonder why the world is a mess