8.2 Kemajuan Moral Liberal: Tabu Persetujuan
8.2 Liberal Moral “progress”: The Consent Taboo
Tokoh-tokoh ateis terkemuka, seperti Lawrence Krauss dan Richard Dawkins, telah menyatakan dukungan mereka terhadap incest. Mereka berargumen bahwa selama hubungan seksual dilakukan antara dua orang dewasa yang setuju, maka hal itu seharusnya diperbolehkan, bahkan jika terjadi antara ibu dan anak laki-laki, ayah dan anak perempuan, atau sesama saudara kandung.
Prominent atheists, like Lawrence Krauss and Richard Dawkins, have expressed their support for incest. They argue that as long as sex is between two consenting adults, then it should be permitted, even if it’s between mother and son, daughter and father, or siblings with each other.
Pola yang sudah dikenal dalam etika ateistik/sekuler adalah pelanggaran tabu. Zina selalu dipandang sebagai perbuatan keji, tetapi etika sekuler kemudian mengatakan bahwa itu hanyalah tabu yang tidak rasional. Liwath (homoseksualitas laki-laki) selalu dipandang sebagai perbuatan yang sangat keji, tetapi etika sekuler kemudian mengatakan bahwa itu hanyalah tabu yang tidak rasional, lahir dari emosi dan bukan dari akal, sehingga dianggap tidak sah.