8.3 Sistem Sosial Islam
8.3 The Islamic Social System
Sistem Sosial dalam Islam berkaitan dengan laki-laki dan perempuan, serta pengaturan cara mereka berinteraksi satu sama lain, baik di ranah pribadi maupun di ranah publik.
The Social System in Islam is concerned with men and women, and the regulation of the way they interact with each other, whether in the private or public arenas.
Selama ini telah terjadi banyak kebingungan di kalangan masyarakat Barat mengenai peran yang dimainkan oleh laki-laki dan perempuan dalam kehidupan. Di masa lalu, perempuan dipandang sebagai makhluk yang lebih rendah dari laki-laki, bahkan pernah disamakan dengan binatang dan dianggap "tanpa jiwa", atau sekadar benda milik. Dan pada masa sekarang, gerakan dan organisasi perempuan berjuang melawan kemapanan untuk meraih status dan hak yang sama dengan laki-laki.
There has always been much confusion among people in the West as to the roles that men and women play in life. In the past, women were seen as inferior beings to men, and have even been compared to animals and regarded as ‘without souls’, or just items of property. And in the present day, womens movements and organisations struggle against the establishment to achieve the same status and rights as men.
Konflik-konflik seperti ini muncul antara laki-laki dan perempuan karena hal itu diserahkan kepada akal manusia untuk menentukan apa hakikat laki-laki dan perempuan, dan peran apa yang seharusnya mereka jalankan dalam kehidupan. Namun, akal manusia yang terbatas tidak mungkin memahami secara utuh seluk-beluk hakikat laki-laki dan perempuan, serta perbedaan emosi dan karakteristik mereka. Akibatnya, muncul gagasan-gagasan yang keliru tentang bagaimana laki-laki dan perempuan seharusnya berinteraksi satu sama lain. Peran mereka tetap tidak jelas, dan hasilnya adalah kekacauan dalam masyarakat.
These kinds of conflicts arise between men and women, because it is left to human reason to define what is the nature of men and women, and what roles they are supposed to play in life. However, it is impossible for limited human minds to understand fully the intricate nature of men and women, and their different emotions and characteristics. As a result of this, erroneous ideas arise about how men and women should interact with each other. Their roles remain undefined, and the result is chaos in society.
Banyak permasalahan berawal langsung dari kurangnya kejelasan ini, baik yang menyangkut peran laki-laki dan perempuan dalam hubungan, dalam keluarga, maupun di tempat kerja. Inilah sebabnya muncul diskriminasi dan penindasan terhadap perempuan, keretakan keluarga, pelecehan seksual, prostitusi, kekerasan terhadap anak, homoseksualitas. Daftar akibat dari sistem sosial yang tidak terdefinisi dengan baik hampir tidak ada habisnya.
Many problems stem directly from this lack of clarity, whether concerning the roles of men and women in relationships, in families or in the workplace. This is why there is discrimination against and oppression of women, family breakdown, sexual harassment, prostitution, child abuse, homosexuality - the list of the consequences of an ill-defined social system is almost endless.