24.4 Standar Perak
24.4 The Silver Standard
Ketika kita berbicara tentang standar perak (atau basis perak), yang dimaksud adalah perak menjadi dasar satuan moneter, menikmati kebebasan pencetakan koin, dan merupakan alat pembayaran yang sah tanpa batas. Standar ini sudah dikenal sejak dahulu dan berlaku di Negara Islam di samping standar emas. Sebagian negara menjalankannya sebagai standar moneter utama dan satu-satunya. Standar perak terus dijalankan di Indo-China hingga tahun 1930, ketika piaster perak diganti dengan piaster emas.
When we talk about the silver standard (or the silver basis), what is meant is that silver forms the basis of the monetary unit, enjoys the freedom of coinage and is an unrestricted legal tender. This standard was well known in the past and was operating in the Islamic State alongside the gold standard. Some countries operated it as their main and only monetary standard. The silver standard continued to be operated in Indo-China until 1930 when the silver piaster was replaced with a golden one.
Standar perak sama persis dengan standar emas dalam semua rinciannya. Oleh karena itu, menjalankan standar emas bersamaan dengan standar perak dalam satu negara adalah perkara yang mudah. Negara Islam telah menjalankan standar emas dan perak secara bersamaan sejak Rasulullah ﷺ hijrah ke Madinah. Kebijakan moneter ini hendaknya tetap didasarkan pada standar emas dan perak, yakni uang harus berupa emas dan perak, baik peredaran uang ini berupa emas dan perak sungguhan maupun berupa uang kertas yang didukung cadangan emas dan perak, di mana pun uang kertas tersebut beredar.
The silver standard is just like the gold standard in all its details. Therefore, operating the gold standard alongside the silver standard in the one State is a simple matter. The Islamic State operated the standards of gold and silver together since the Messenger of Allah (pbuh) emigrated to Madinah. This monetary policy should continue to be based on both the gold and the silver standard i.e. money should be in gold and silver, whether the circulation of this money is in real gold and silver or in banknotes backed by reserves of gold and silver wherever these notes are circulated.