Mohon kirimkan teks yang ingin diterjemahkan.
24.6 Paper Money
Uang kertas terdiri dari tiga jenis, yaitu:
Paper money consists of three types, these are:
1. Uang kertas intrinsik: Ini adalah lembaran uang kertas yang mewakili sejumlah emas dan perak tertentu, baik yang sudah dicetak menjadi koin maupun dalam bentuk batangan, yang disimpan di tempat tertentu. Nilai logam yang dikandungnya sama dengan nilai nominal yang tertera pada uang kertas tersebut, dan dapat ditukarkan sesuai permintaan. Dalam kasus seperti ini, peredarannya secara nyata sama seperti uang logam, dengan uang kertas beredar sebagai pengganti uang logam.
1. Intrinsic paper money: These are bank notes representing a certain amount of gold and silver, either coined or in bullion, deposited in a specific place, which have a metallic value equal to the nominal value held by these notes, and can be exchanged on request. In such a case, the circulation in real terms is like that of metallic money, with the paper money circulating as a substitute for metallic money.
2. Uang kertas fidusia: Ini adalah uang kertas "yang dapat ditukar", di mana pihak yang menandatangani berjanji akan membayar kepada pembawa, atas permintaan, sejumlah uang logam tertentu. Nilai uang kertas fidusia ini ketika diedarkan akan bergantung pada kepercayaan masyarakat pada pihak yang menandatangani, dan pada kemampuan pihak yang menandatangani untuk memenuhi janjinya. Jika ia terpercaya dan dapat diandalkan, maka uang kertas fidusia ini akan mudah digunakan sama seperti koin.
2. Fiduciary paper money: These are “convertible” notes where the undersigned promises to pay the bearer on demand a certain sum of metallic money. The value of these fiduciary notes when put in circulation, would be subject to the trust, people at large, have in the undersigned, and on the ability of the undersigned to fulfil the promise. If He were trustworthy and reliable then it would be easy to use this fiduciary paper money just like coins.
Jenis uang yang utama adalah uang kertas yang diterbitkan oleh bank-bank terkenal dan dipercaya masyarakat. Namun, penerbit uang kertas ini, yaitu uang kertas fidusia, baik berupa bank maupun perbendaharaan negara, menyimpan emas dalam jumlah yang tepat sama dengan nilai uang kertas tersebut, sebagaimana halnya dengan uang kertas intrinsik. Biasanya, penerbit menyimpan cadangan emas di brankas mereka sebesar persentase tertentu dari nilai uang kertas yang diterbitkan, yang bisa berupa tiga perempat, dua pertiga, sepertiga, atau persentase tertentu lainnya. Oleh karena itu, jumlah uang kertas yang didukung oleh cadangan logam dengan nilai yang tepat sama dianggap sebagai uang kertas intrinsik, sedangkan sisa jumlah yang tidak didukung oleh cadangan dianggap sebagai uang kertas fidusia, yang memperoleh daya edarnya dari kepercayaan masyarakat kepada pihak penerbit. Misalnya, jika sebuah lembaga penerbit, baik bank maupun perbendaharaan negara, menyimpan cadangan logam di brankasnya senilai 20 juta Dinar, dan menerbitkan uang kertas senilai 40 juta Dinar, maka 20 juta Dinar uang kertas yang tidak didukung oleh cadangan logam dianggap sebagai uang kertas fidusia, dan 20 juta Dinar uang kertas yang didukung oleh cadangan logam sama nilainya dianggap sebagai uang kertas intrinsik.
The main type of this money is the bank notes issued by well-known banks and trusted by the public. However, the issuer of these bank notes i.e. this fiduciary paper money, be it a bank or the State’s treasury, maintains an exact amount of gold equal to the value of the bank notes, as is the case with the intrinsic paper money. It usually maintains gold reserves in its vaults equal to a certain percentage of the issued bank notes value which could amount to three quarters, two thirds, a third, or a specific percentage. Therefore, the quantity of bank notes which is backed by an exactly equal value of metallic reserves is considered intrinsic paper money, whereas the rest of the quantity which is not backed by a reserve would be considered fiduciary paper money, which derives its power of circulation from the trust which people have in the undersigned. For instance, if an issuing house, be it a bank or government treasury, would keep a metallic reserve in its vaults worth 20 million Dinars, and issues paper money worth 40 million Dinars, then the 20 million of bank notes i.e. paper money which is not backed by a metallic reserve would be considered fiduciary paper money and the twenty million Dinars worth of paper money, which is backed by a metallic reserve, equal to its value, would be considered as intrinsic paper money.
Oleh karena itu, bagi Negara yang memiliki cadangan emas dan perak yang nilainya tepat sama dengan nilai uang kertas yang diterbitkannya, maka uangnya dianggap sebagai uang kertas intrinsik dan uang yang ditopang penuh. Sedangkan bagi Negara yang memiliki nilai emas atau perak yang tidak sama dengan jumlah penuh uang kertas, melainkan hanya ditopang sebagian, maka uangnya dianggap sebagai uang kertas fidusia.
Therefore, for the State that holds reserves of gold and silver exactly equal to the value of the paper money it issues, its money would be considered as intrinsic paper money and fully backed money.Whereas, for the State that holds a value of either gold or silver which is not equal to the full amount of paper money, but is only partially covered, its money would be considered as fiduciary paper money.
3. Uang kertas yang tidak dapat dikonversi: Ini dikenal sebagai uang wajib, yaitu alat pembayaran sah (legal tender) dengan penerimaan yang diwajibkan, dan juga biasa disebut surat berharga kertas. Uang ini diterbitkan oleh pemerintah dan ditetapkan sebagai mata uang utama. Uang ini tidak dapat ditukarkan dengan emas atau perak, dan tidak pula dijamin oleh cadangan emas, perak, atau uang kertas bank. Namun, uang ini didukung oleh undang-undang pemerintah yang membebaskan lembaga penerbit dari kewajiban penukarannya dengan emas atau perak.
3. Inconvertible paper money: These are known as compulsory bills i.e. legal tender with enforced acceptability, and are also commonly called paper securities. They are issued by governments and established as main currencies. They cannot be exchanged to gold or silver, nor are they backed by a reserve of gold, silver or bank notes. However, they are backed by government legislation exempting the issuing house from their exchange against gold or silver.