20.3 Syahid
20.3 The Martyr
Syuhada terbagi menjadi tiga jenis: syahid akhirat tetapi bukan menurut hukum dunia; syahid dunia saja; dan syahid dunia sekaligus akhirat. Adapun syahid akhirat saja, dan bukan di dunia, mereka disebutkan dalam hadits-hadits. Dalam sebagian riwayat jumlah mereka tujuh, dalam sebagian delapan, dalam sebagian sembilan, dan dalam sebagian sebelas. Pendapat yang shahih, sebagaimana yang terdapat dalam riwayat Muslim, ialah bahwa mereka ada lima, yaitu: (al-mat'un), yakni orang yang meninggal karena wabah, yaitu penyakit menular yang terkenal; (al-mabtun), yakni orang yang meninggal karena sakit perut; orang yang tenggelam yang meninggal karena air; orang yang meninggal karena (al-hadm), yakni bangunan yang runtuh; dan orang yang meninggal dalam rangka meninggikan kalimat Allah di luar medan perang. Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah (ra) bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
Martyrs (shuhadaa) are of three types; the shaheed of the Akhirah but not by the rules of the world; the shaheed of the world only and the shaheed of the world and Akhirah. As for the shaheed of the Akhirah only and not of this world, they are mentioned in the ahadith. In some narrations they are seven, in some eight, in some nine and in some eleven. The authentic (position) as what came in Muslim is that they are five who are: (al-mat’un) who is the one who dies in the plague i.e. the famous pestilence, the (mabtun) who is the one with diarrhoea, the drowned person who dies because of water, the one who dies of (al-hadm) i.e. the collapsed building, and the one who dies in the way of raising the word of Allah outside the battlefield. Muslim narrated from Abu Hurayra (ra) that the Messenger of Allah (saw) said:





