Bab Lima
Chapter Five
Al-‘Urf dan Al-Istishaab
Al-‘urf And Al-istishaab
Pertama: Al-'Urf (adat kebiasaan):
Firstly: Al-’Urf (custom):
1 – Definisi dan pentingnya.
1 – Its definition and its importance.
2 – Jenis ‘Urf yang dianggap sebagai Hujjah beserta dalil-dalilnya, pendapat para ‘Ulama mengenainya, dan Syarat-syaratnya (ketentuan-ketentuannya).
2 – The (type of) ‘Urf that is considered to be a Hujjah and its evidences, the opinions of the ‘Ulamaa in respect to it and its Shuroot (conditions).
3 – Kategori-kategori (Aqsaam) Al-'Urf dan contoh penerapan Al-'Urf.
3 – The categories (Aqsaam) of Al-‘Urf and examples of the application of Al-‘Urf.
4 – Al-‘Urf sebagai sumber hukum buatan manusia.
4 – Al-‘Urf as a source for man-made laws.
Kedua: Al-Istishaab (kesinambungan hukum):
Secondly: Al-Istishaab (continuity of the rule):
1 – Definisinya, Hujjiyahnya, dalil-dalil untuk berpegang padanya, dan pendapat para ‘Ulama mengenainya.
1 – Its definition, its Hujjiyah, the evidences for working with it and the opinions of the ‘Ulamaa in respect to it.
2 – Hukum-hukum yang dibangun (atau didasarkan) di atas Al-Istishaab dan contoh-contohnya.
2 – The Ahkaam that are built (or based) upon Al-Istishaab and examples of that.
3 - Al-Istishaab dan hukum buatan manusia.
3 -Al-Istishaab and man-made laws.