Alfaazh (Lafal-lafal) Dari Sudut Pandang Makna yang Ditunjukkannya
The Alfaazh (worded Expressions) From The Angle Or Perspective Of What They Indicate To In Terms Of Meanings
Pada bagian sebelumnya kita telah membahas Alfaazh (ungkapan lafzhiyah) dari sisi kejelasan atau ketidakjelasannya dalam menunjukkan makna. Sekarang, dalam bagian ini, kita akan membahas cara Alfaazh menunjukkan makna dan jalur-jalur penunjukan (Dalaalah) tersebut. Alfaazh (lafaz-lafaz) dari sudut pandang penunjukannya terhadap makna terbagi menjadi lima kategori, yaitu:
In the preceding section we spoke about the Alfaazh (worded expressions) from the perspective of their clarity or lack of clarity in respect to indicating the meaning. Now, in this section, we will speak about the manner in which the Alfaazh are indicative of meanings and the paths of this indication (Dalaalah). The Alfaazh (wordings) from the angle of their indication upon meanings are divided into five categories and these are:
Dalaalat ul-‘Ibaarah, Dalaalat ul-Ishaarah, Dalaalat un-Nass, Dalaalat ul-Iqtidaa’ dan Al-Mafhoom Al-Mukhaalafah.
Dalaalat ul-‘Ibaarah, Dalaalat ul-Ishaarah, Dalaalat un-Nass, Dalaalat ul-Iqtidaa’ and Al-Mafhoom Al-Mukhaalafah.