Dalil Kesembilan
The Ninth Daleel
Madzhab As-Sahabiy
Madh’hab As-sahaabiy
Artinya:
Its meaning:
Al-Madzhab secara bahasa berarti: At-Tariq (jalan/jalur).
Al-Madh’hab linguistically means: At-Tareeq (the way/path).
Dalam istilah (kesepakatan terminologi) para ulama Usul, maknanya adalah: jalan yang ditempuh oleh seorang mujtahid dalam istinbath (penggalian hukum) hukum-hukum syar'iyah dari dalil-dalil tafshiliyah (terperinci).
In the Istilaah (terminological convention) of the scholars of Usool it means: The path that the Mujtahid follows (or treads) in the Istinbaat (deduction) of the Ahkaam Ash-Shar’iyah from its Adillah At-Tafseeliyah (detailed evidences).
Istilah ini digunakan untuk menggambarkan sekumpulan hukum-hukum (Ahkaam) yang disimpulkan oleh para mujtahid, seperti Madzhab Asy-Syafi'i, Madzhab Abu Hanifah, Madzhab Maliki, Madzhab Hanbali, dan Madzhab Ibnu Hazm, di antara yang lainnya.
It is used to describe the host of Ahkaam that the Mujtahid deduced like the Madh’hab of Ash-Shaafi’iy, the Madh’hab of Abu Haneefah, the Madh’hab Al-Maalikiy, the Madh’hab Al-Hanbaliy and the Madh’hab of Ibn Hazm amongst others.
Sahabi menurut pendapat mayoritas ulama Ushul adalah: orang yang bertemu dengan Nabi ﷺ, beriman kepadanya, dan bersahabat dengannya dalam jangka waktu yang cukup untuk disematkan sebutan Sahib (sahabat) kepadanya menurut kebiasaan. Misalnya, ini mencakup empat Khulafa' Ar-Rasyidin, Abdullah bin Mas'ud, Abdullah bin Abbas, dan Sahabat-sahabat lain yang beriman kepadanya ﷺ, menolongnya, mendengar darinya, dan mendapat petunjuk dari bimbingannya (Radhiyallahu 'Anhum Jami'an).
The Sahaabiy in the view of the majority of the ‘Ulamaa of Usool is: The one who witnessed the Nabi (saw), believed in him and accompanied him for a period long enough for the word Saahib (companion) to be attributed to him in accordance to custom. So for example this would include the four rightly guided Khulafaa’, Abdullah Ibn Mas’oud, Abdullah Ibn ‘Abbaas and other Sahaabah who believed in him (saw), supported him, heard from him and were guided by his guidance (Radiy Allahu ‘Anhum Jamee’an).
Akibatnya, makna dari Madh'hab As-Sahaabiy adalah:
Consequently, the meaning of Madh’hab As-Sahaabiy is:
Kitab hadits ini (host of Ahkaam) adalah tempat para Sahabat menyimpulkan hukum-hukum yang dengannya mereka memberi putusan dan mengadili sesuai dengannya. Sebagian perawi dari kalangan Tabi'in dan Tabi'ut Tabi'in menaruh perhatian pada riwayat-riwayat semacam ini dan mencatatnya, sementara sebagian lain mencatatnya bersama Sunnah Rasulullah ﷺ.
It is the host of Ahkaam that the Sahaabiy deduced where he passed verdicts with these Ahkaam and judged in accordance to them. Some of the transmitters from the Taabi’een and the Taabi’ At-Taabi’een were concerned with such narrations and recording them whilst some recorded them alongside the Sunan of the Messenger of Allah (saw).