Bagaimana Al-Qur'an Diturunkan
How the Qur’an was revealed
Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ secara bertahap (sedikit demi sedikit) selama 23 tahun. Turunnya tidak mengikuti pola yang tetap; kadang-kadang wahyu datang berturut-turut, sementara di waktu lain wahyu tertunda atau ada jeda yang panjang antara satu wahyu dengan wahyu berikutnya. Wahyu yang pertama kali turun adalah dari Surah Al-‘Alaq, berdasarkan firman Allah Ta'ala:
The Qur’aan was revealed upon the Nabi Muhammad (saw) in instalments (in parts) over a period of 23 years. It did not descend upon a regular pattern; sometimes it would come consecutively whilst at other times it would be delayed or there would be long gaps between the revelations. The first to be revealed was from Soorah Al- ‘Alaq and this was His Qawl Ta’Aalaa:
Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu Maha Mulia. Yang mengajarkan dengan pena. Mengajarkan manusia apa yang tidak ia ketahui. (Al-‘Alaq 1-5)
Read in the name of your Lord who created. Created man from a clot. Read and your Lord is the Most Generous. Who taught by the pen. Taught the human that which he did not know (Al-‘Alaq 1-5).
Dan wahyu yang terakhir turun adalah firman Allah Ta'ālā:
And the last of the revelation was the speech of Allah Ta’Aalaa:
Dan takutlah kalian akan suatu hari ketika kalian dikembalikan kepada Allah. Kemudian setiap jiwa akan diberi balasan atas apa yang telah diusahakannya, dan mereka tidak akan dizalimi (Al-Baqarah 281).
And fear a Day when you will be returned to Allah. Then every soul will be compensated for what it earned, and they will not be treated unjustly (Al-Baqarah 281).
Al-Qur'an mulai diturunkan kepada Rasulullah ﷺ ketika beliau berada di Gua Hira', dekat Makkah, tempat beliau biasa menyendiri dan merenung sebelum diberi tugas untuk menyampaikan risalah serta kenabian.
The Qur’aan began to be revealed upon the Messenger of Allah (saw) when he was in the cave of Hiraa’, close to Makkah, where he would go for solitude and to contemplate before he was tasked with the carrying of the message and the Prophethood.